Viral di Medsos, Nenek Pikun Terlantar Akhirnya Pulang
SIMALUNGUN, Baromerer99.com – Sebuah kisah mengharukan datang dari Polsek Tanah Jawa. Seorang nenek tua yang ditemukan terlantar dan mengalami pikun — bahkan tidak diketahui siapa namanya dan dari mana asalnya — akhirnya berhasil dipulangkan ke keluarganya berkat kerja cepat dan kepedulian personel Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun. Kabar ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Rabu malam (11/03/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Cerita ini bermula dari sebuah video yang sempat viral di media sosial, menampilkan seorang nenek yang terlantar tanpa identitas jelas di wilayah Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Kondisi sang nenek memprihatinkan — usianya sudah lanjut, mengalami kepikunan, dan tidak mampu menyebutkan identitas dirinya maupun asal-usulnya.
Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Tanah Jawa, KOMPOL Banuara Manurung, S.H., langsung bergerak pada Selasa (10/03/2026) pukul 10.30 WIB. Ia berkoordinasi dengan Camat Tanah Jawa, Bapak Andi Supandri, untuk bersama-sama mencari tahu identitas sang nenek.
Langkah yang diambil pun tergolong modern dan inovatif. Tim menggunakan alat pemindai lensa mata untuk pelacakan NIK melalui data biometrik bola mata. Hasilnya mengejutkan — identitas sang nenek berhasil terlacak, dan diketahui bahwa ia berdomisili di Kelurahan Persiapan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Madya Tebing Tinggi.
“Kami langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan menggunakan teknologi pengecekan identitas melalui lensa mata. Dari situlah kami akhirnya tahu di mana keluarga nenek ini berada,” ujar KOMPOL Banuara Manurung.
Keesokan harinya, Rabu (11/03/2026) pukul 15.30 WIB, tanpa menunggu lebih lama, Kapolsek Tanah Jawa bersama anggotanya, AIPTU P.E. Pakpahan, langsung mengantarkan sang nenek menempuh perjalanan menuju Kota Tebing Tinggi untuk diserahkan kepada keluarga dan perangkat kelurahan setempat.
Sesampainya di Jalan Iklas Ujung, Lingkungan VI, Kelurahan Persiapan, suasana haru langsung menyeruak. Pihak keluarga yang diwakili oleh JUMAIDI, serta Ketua Lingkungan (Kepling) bernama JAINAL, menyambut kedatangan nenek tersebut dengan penuh rasa syukur dan air mata bahagia.
KOMPOL Banuara Manurung kemudian menjelaskan secara rinci kepada keluarga mengenai kondisi sang nenek — bagaimana ia ditemukan terlantar, kondisi kepikunannya, serta upaya yang telah dilakukan pihak kepolisian selama nenek tersebut berada dalam pengawasan Polsek Tanah Jawa.
“Kami sampaikan kepada keluarga bahwa nenek ini kami temukan dalam kondisi terlantar dan mengalami kepikunan. Kami merawat dan menjaga beliau sebelum akhirnya bisa kami pulangkan,” ucap KOMPOL Banuara.
Pihak keluarga dan perangkat kelurahan tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel Polsek Tanah Jawa atas kepedulian dan kerja keras mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolsek dan seluruh anggota. Kami sudah sangat khawatir dan tidak tahu nenek kami ada di mana. Terima kasih sudah merawat dan mengantarkan beliau pulang,” ungkap Jumaidi, pihak keluarga, dengan suara bergetar haru.
AKP Verry Purba selaku Kasi Humas Polres Simalungun menegaskan bahwa peristiwa ini mencerminkan semangat Polri yang tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat dalam arti sesungguhnya.
“Ini adalah wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan. Tidak ada tugas yang terlalu kecil jika itu menyangkut keselamatan dan ketentraman warga,” ungkap AKP Verry Purba.
Cuaca cerah menyertai perjalanan pulang sang nenek — seolah langit pun turut tersenyum menyaksikan akhir bahagia dari kisah seorang nenek yang sempat terlantar jauh dari rumah dan keluarganya.












