TNI Kawal Ketat Pembangunan Huntara di Rumoh Rayeuk, Pastikan Warga Segera Miliki Hunian Layak

Aceh Utara, Barometer99.com – Kodim 0103/Aceh Utara melalui Personel Koramil 29/Lkh terus mendampingi secara intensif pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan. Kehadiran TNI di lokasi merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam membantu percepatan rehabilitasi tempat tinggal masyarakat yang dikerjakan oleh CV Bumi Rencong dan PT Haza Gumilang Abadi. Sabtu (21/2/2026).

Progres yang sangat signifikan terlihat di titik pertama Dusun Bahagia, di mana pembangunan 75 unit Huntara sudah mencapai angka 72%. Tahapan pengecoran pondasi telah tuntas 100%, diikuti pemasangan seng yang mencapai 95% dan dinding GRC sebesar 90%. Fokus pengerjaan di titik ini kini tinggal menyelesaikan pemasangan fasilitas sanitasi atau WC yang saat ini masih berada di angka 55%.

Bergeser ke titik kedua di Dusun yang sama, pembangunan 25 unit Huntara oleh CV Bumi Rencong juga terus menunjukkan perkembangan yang mantap dengan total progres 50%. Meskipun saat ini beberapa pekerja dilaporkan belum memulai aktivitas lanjutan, namun struktur pondasi sudah rampung 100% dan pemasangan dinding GRC telah menyentuh 88%. TNI di lapangan terus berkoordinasi dengan pihak pengembang agar unit-unit tersebut bisa segera diselesaikan tepat waktu.

Sementara itu, pengerjaan berskala besar di titik ketiga Dusun Abadi sebanyak 97 unit tengah digeber oleh PT Haza Gumilang Abadi dengan melibatkan 16 orang pekerja. Hingga saat ini, progres fisik di titik ketiga memang baru mencapai 16%, namun pengerjaan dinding GRC sudah mulai terlihat pada angka 30%. Babinsa setempat secara aktif memantau jalannya pemasangan rangka dan material guna memastikan setiap bangunan berdiri dengan kokoh dan aman.

Secara keseluruhan, sebanyak 38 tenaga kerja dikerahkan untuk menuntaskan pembangunan ratusan unit Huntara di wilayah Kecamatan Langkahan ini. TNI berkomitmen untuk tetap mendampingi pengerjaan ini sampai seluruh warga yang kehilangan tempat tinggal bisa menempati hunian baru mereka dengan tenang. Diharapkan, dengan selesainya Huntara ini, beban masyarakat pascabencana dapat segera berkurang dan kehidupan sosial ekonomi warga kembali stabil.

Baca Juga :  Libur Tahun Baru 2026, TNI-Polri Bersinergi Jaga Keamanan Wisata Pantai Prigi Trenggalek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *