TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel Resmi Ditutup
Palembang, Barometer99.com – Kasdam II/Swj Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., M.M. secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0432/Basel dalam suatu Upacara yang diselenggarakan di Lapangan Bola Penutuk, Pulau Lepar, Bangka Selatan, pada Rabu (11/03/2026). Momentum ini menandai berakhirnya pengabdian TNI selama satu bulan penuh yang dimulai sejak 10 Februari lalu._
Program TMMD kali ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Selama masa pelaksanaannya, para prajurit TNI bersama lintas instansi dan masyarakat setempat telah bersinergi menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk mendorong kemajuan wilayah yang masih membutuhkan sentuhan infrastruktur.
Dalam sambutan tertulis Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. yang dibacakan oleh Kasdam II/Sriwijaya, pihak TNI menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati, Forkopimda, serta instansi terkait. Ucapan terima kasih juga ditujukan khusus kepada seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu bersama prajurit TNI dalam mewujudkan target pembangunan pada TMMD Ke-127 ini.
Lebih lanjut, Kasdam menjelaskan bahwa program TMMD pada hakikatnya bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat akselerasi pembangunan. Fokus utama program ini adalah penyediaan infrastruktur jalan di pedesaan guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Selain itu, pembangunan ini juga memiliki dimensi strategis untuk kepentingan pertahanan negara di wilayah daerah.
Capaian pembangunan, baik berupa sasaran fisik maupun non-fisik, dinilai telah mendorong perkembangan desa secara signifikan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, serta segenap elemen masyarakat. Semangat gotong royong yang terpancar selama kegiatan menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tetap menjadi roh perjuangan bangsa yang harus terus dipelihara.
Menutup rilis tersebut, Kasdam menegaskan bahwa kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mengelola potensi wilayah dan masyarakat. Kerja sama yang solid antara TNI dan warga diharapkan menjadi pendorong kemajuan bangsa yang berkelanjutan. Hal ini bertujuan akhir pada terbentuknya kekuatan pertahanan nasional yang kokoh dan kuat dari tingkat desa hingga pusat.












