Semangat Ksatria, Prajurit Jajaran Korem 143/HO Ikuti Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer

Kendari, Barometer99.com – Dengan semangat juang dan jiwa ksatria terpancar dari para prajurit jajaran Korem 143/HO yang mengikuti uji kenaikan tingkat Pencak Silat Militer (PSM) dalam rangka pembinaan kemampuan bela diri dan mental prajurit.

Kegiatan ini diikuti oleh prajurit dari berbagai satuan jajaran Korem 143/HO sebagai bagian dari pembinaan kemampuan pencak silat militer (PSM) yang merupakan salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit TNI AD. Pelaksanaan uji kenaikan tingkat UKT ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana penguasaan teknik, fisik, mental, serta disiplin prajurit dalam mengaplikasikan Pencak Silat Militer sesuai dengan tingkatannya.

Kaharuddin dalam keterangannya menyampaikan bahwa Pencak Silat Militer merupakan warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan untuk itu TNI AD membuat Pencak Silat menjadi bela diri khas TNI AD, sekaligus menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter prajurit yang profesional dan berintegritas.

“Melalui uji kenaikan tingkat dari putih ke kuning ini, setiap prajurit diuji bukan hanya kekuatan fisiknya, tetapi juga ketekunan, keberanian, dan pengendalian diri. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas pokok TNI AD,” tegas Kahar.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan UKT Pencak Silat Militer ini juga menjadi pedoman bagi satuan-satuan di jajaran Korem 143/HO. Untuk itu, Kodim-kodim jajaran agar melaksanakan kegiatan serupa di satuan masing-masing sesuai program pembinaan yang telah ditetapkan.

“Seluruh Kodim jajaran Korem 143/HO juga melaksanakan uji kenaikan tingkat Pencak Silat Militer di satuan masing-masing. Hal ini penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan kemampuan bela diri prajurit di seluruh satuan jajaran Korem 143/HO,” tambahnya.

Komandan Korem 143/HO, Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, S.I.P,.M.Han, melalui Kepala Seksi Operasi Korem 143/HO, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program pembinaan rutin yang harus dilaksanakan secara berkesinambungan guna meningkatkan profesionalisme prajurit.

Baca Juga :  Kodim 0418/Palembang Benahi Makodim, Dandim Tegaskan Komitmen Profesionalisme Prajurit

“Pencak Silat Militer bukan hanya sekadar olahraga bela diri, tetapi juga sarana untuk membentuk karakter, mental tangguh, serta naluri tempur prajurit. Melalui uji kenaikan tingkat ini, diharapkan setiap prajurit semakin mahir, disiplin, dan percaya diri dalam melaksanakan tugas-tugas di lapangan,” ujarnya.

Pelaksanaan uji dipandu oleh para pelatih dan penguji bersertifikat, dengan materi yang menantang dan aplikatif, mulai dari teknik dasar, jurus-jurus PSM, perkelahian satu lawan satu, hingga simulasi bela diri dalam situasi pertempuran jarak dekat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tetap mengutamakan faktor keamanan.

Di akhir kegiatan, para peserta yang dinyatakan lulus secara resmi disahkan kenaikan tingkatnya sesuai jenjang masing-masing. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta evaluasi singkat guna menyempurnakan program pembinaan Pencak Silat Militer di lingkungan Korem ke depan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Korem 143/HO kembali menegaskan komitmennya dalam membina prajurit yang tangguh, profesional, dan berjiwa ksatria, siap mengabdi demi kejayaan TNI AD dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *