Secara Virtual, Irdam II/Sriwijaya Ikuti Rapat Evaluasi. Kasad Beri Apresiasi Tinggi Terhadap Kinerja Positif Jajarannya

Palembang, Barometer99.com – Inspektur Kodam II/Sriwijaya, Brigjen TNI M. Fachmi Rizal Nasution, mengikuti rapat evaluasi melalui sambungan virtual dari Gedung Puskodalopsdam II/Sriwijaya, Palembang, Rabu (28/01/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., guna meninjau capaian kerja satuan jajaran TNI AD di seluruh Indonesia dalam penanganan pasca bencana dan pembangunan infrastruktur._

​Dalam arahannya, Kasad memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja yang dinilai sukses menjalankan manajemen lapangan secara luar biasa. Selama dua bulan masa bencana, telah menyelesaikan 18 titik jembatan Bailey, puluhan titik jembatan perintis, serta ratusan titik sarana air bersih dan MCK.

​Jenderal Maruli menegaskan target pembangunan 6.000 hingga 7.000 jembatan di seluruh Indonesia yang harus tuntas dalam waktu satu tahun. Untuk mencapai hal tersebut, Kasad menginstruksikan para Pangdam agar memperketat kontrol terhadap Danrem dan Dandim sebagai ujung tombak eksekusi di lapangan. Manajemen yang optimal dari tingkat atas hingga bawah menjadi kunci agar pembangunan infrastruktur dapat terealisasi lebih cepat dari jadwal semula.

​Lebih lanjut, Kasad menekankan pentingnya kepemimpinan yang “membumi” dengan melakukan pengecekan acak (random check) secara berkala di lapangan. Selain masalah pembangunan, Jenderal Maruli memberikan peringatan keras terkait proses seleksi masuk TNI yang harus bersih dari praktik pungutan liar. Para Danrem diwajibkan mensosialisasikan bahwa masuk TNI tidak dipungut biaya, dan segala bentuk penipuan oleh oknum harus ditindak tegas demi menjaga martabat institusi.

​Aspek kesejahteraan prajurit juga menjadi poin utama dalam rapat evaluasi ini, khususnya mengenai penyediaan rumah tinggal melalui program Tabungan Wajib Perumahan (TWP). TNI AD memberikan bantuan rumah bagi prajurit yang gugur dalam tugas, mengalami cacat berat, atau menjadi korban kecelakaan latihan dan bencana alam. Kasad menginginkan agar setiap aset yang dimiliki TNI AD dikelola sepenuhnya untuk kepentingan dan kesejahteraan anggota.

Baca Juga :  Tahun Baru, Pangkat Baru! Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu Pimpin Kenaikan Pangkat 101 Personel

​Terkait hal tersebut, setiap Kodam diinstruksikan untuk segera melakukan pendataan anggota yang memenuhi kriteria dan mengirimkan data tersebut ke Aspers Kasad. Target awal adalah pembagian 150 hingga 200 unit rumah subsidi agar prajurit tidak lagi terbebani masalah tempat tinggal. Kasad membuka ruang komunikasi langsung bagi para pimpinan di daerah jika menemukan hambatan dalam pengelolaan aset yang ditujukan bagi kesejahteraan prajurit tersebut.

​Menutup arahannya, Kasad berjanji akan memberikan penghargaan khusus bagi satuan-satuan yang menunjukkan performa terbaik dengan kualitas dan kuantitas kerja yang tinggi. Beliau juga meminta Pendam di setiap wilayah untuk lebih optimal dalam memublikasikan kinerja positif TNI AD. “Saya yakin kita dapat lebih memberikan dampak nyata bagi anggota dan masyarakat,” tegas Jenderal Maruli mengakhiri arahannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *