Jaksel, Barometer99.com – Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, Komandan Batalyon Infanteri 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E. di damping Ketua Ranting B Cabang 2 Korcab Pasmar 1 beserta anggota Jalasenastri Ranting B Cabang 2 Korcab Pasmar 1 melaksanakan kegiatan doa bersama dan tausiyah serta memberikan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan ungkapan rasa syukur yang bertempatan di Ruang Rekreasi Yonif 2 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (18/02/2026).
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh anggota Jalasenastri Ranting B Cabang 2 Korcab Pasmar 1, dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Akbar Ramadhan yang berisi pesan-pesan moral tentang pentingnya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi menjelang bulan penuh berkah. Suasana penuh kebersamaan tampak saat para prajurit dengan khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan.
Sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan tersebut turut diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim di sekitar satuan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban serta membawa kebahagiaan menjelang datangnya bulan penuh berkah.
Pada Kesempatan tersebut Komandan Batalyon Infanteri 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menyampaikan bahwa momentum menyambut Ramadhan harus dijadikan sebagai sarana introspeksi diri bagi seluruh prajurit agar senantiasa meningkatkan kualitas keimanan, kedisiplinan, serta loyalitas dalam pelaksanaan tugas. Letkol Helilintar juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan, kepedulian, dan semangat kebersamaan di lingkungan satuan, serta menjadikan nilai-nilai Ramadhan sebagai landasan moral dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Jadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat mental spiritual, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, sehingga prajurit Yonif 2 Marinir senantiasa siap menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” tegas Komandan dalam amanatnya.
(Tim/Red)












