Progres 67 Persen, Prajurit Zeni Kebut Pembangunan Jembatan Bailey Di Desa Kubu

Aceh Utara, Barometer99.com – Semangat pengabdian tanpa henti kembali ditunjukkan prajurit TNI dalam pembangunan Jembatan Bailey di Desa Kubu, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, wilayah teritorial Kodim 0103/Aceh Utara. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (18/2/2026), mulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi langkah strategis dalam memulihkan dan memperkuat akses penghubung antarwilayah.

Jembatan Bailey yang dibangun di Desa Kubu memiliki peran vital sebagai jalur penghubung menuju Desa Lhok Cut, Blang Cut, Gunci, hingga Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas perekonomian lintas wilayah.

Pembangunan dilaksanakan oleh prajurit dari Yon Zipur 5/ABW dengan kekuatan 25 personel, serta didukung 2 personel dari Kodim 0103/Aceh Utara. Keterlibatan unsur satuan teritorial menjadi bentuk sinergi dalam memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memenuhi standar teknis konstruksi militer.

Pada pelaksanaan hari tersebut, prajurit zeni fokus melaksanakan perakitan dan pemasangan rangka Jembatan Bailey. Setiap komponen baja dirakit dengan presisi tinggi, mengedepankan ketelitian, kekuatan struktur, dan faktor keselamatan kerja. Hingga laporan terakhir, progres pembangunan telah mencapai 67 persen, menunjukkan percepatan signifikan di lapangan.

Akan difokuskan pada kelanjutan perakitan jembatan Bailey hingga mendekati tahap penyempurnaan struktur utama. Seluruh personel tetap siaga dan berkomitmen menuntaskan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.

Secara umum, kegiatan pembangunan Jembatan Bailey di wilayah Kabupaten Aceh Utara sampai saat ini berjalan dalam keadaan aman dan lancar. Situasi lapangan terpantau kondusif, koordinasi antarunsur berjalan efektif, serta tidak ditemukan kendala berarti yang menghambat progres pekerjaan.

Pembangunan jembatan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah rakyat untuk memastikan akses, konektivitas, dan roda perekonomian tetap bergerak. Dengan disiplin, dedikasi, dan semangat pantang menyerah, prajurit terus bekerja demi kepentingan masyarakat luas. TNI hadir untuk rakyat, bekerja dengan kehormatan, dan mengabdi tanpa batas.

Baca Juga :  Komandan Yonif 2 Marinir Pimpin Langsung Prajurit Tuntaskan Lari 5K Warnai Hut Pasmar 1 Ke-22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *