Regulasi dan Apresiasi Kinerja Danantara
Jakarta, Barometer99.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti sejumlah regulasi yang dinilai tidak sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan dan efisiensi perusahaan dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam sebuah forum yang membahas pengelolaan investasi dan aset negara.
Dalam pernyataannya, Presiden mempertanyakan adanya aturan yang dinilai justru menghambat fleksibilitas perusahaan, termasuk terkait struktur perusahaan seperti anak dan cucu perusahaan. Ia menilai regulasi yang tidak tepat dapat menghambat optimalisasi pengelolaan aset dan investasi nasional.
Meski demikian, Presiden Prabowo mengaku cukup puas dengan kinerja pengelolaan aset negara yang menunjukkan perkembangan positif. Ia menyoroti capaian return on assets (ROA) yang meningkat signifikan, yang menurutnya menjadi indikator bahwa pengelolaan aset dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Prabowo Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong tata kelola investasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, pengelolaan aset negara harus mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya penyederhanaan regulasi agar perusahaan-perusahaan nasional dapat bergerak lebih cepat dan kompetitif dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Kinerja pengelolaan aset negara menunjukkan tren positif dalam satu tahun terakhir. Hal tersebut tercermin dari capaian peningkatan Return on Asset (ROA) yang mencapai hingga 300 persen.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa pengelolaan aset negara mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian nasional.
Menurut Presiden, hasil tersebut juga menunjukkan pentingnya penerapan tata kelola investasi yang profesional, transparan, dan akuntabel dalam mengelola aset negara.
Dengan pengelolaan yang tepat dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang, investasi negara diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia serta memperkuat daya saing nasional.*












