Polsek Mandor~ Polres Landak ~ Polda Kalbar, Barometer99.com ~Guna menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat serta menekan kebisingan akibat penggunaan knalpot tidak standar, jajaran Polsek Mandor melaksanakan razia kendaraan roda dua di lingkungan sekolah, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan razia tersebut berlangsung di dua lokasi, yakni di SMKN 1 Mandor yang beralamat di Desa Simpang Kasturi dan SMAN 1 Mandor yang berada di Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak.
Razia dipimpin langsung oleh Kapolsek Mandor Bernadus Didy Kusnadi, didampingi kepala sekolah SMKN 1 Mandor dan SMAN 1 Mandor, serta melibatkan personel Polsek Mandor. Kegiatan ini menyasar kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak standar (SNI) atau knalpot brong yang kerap menimbulkan kebisingan dan keresahan masyarakat.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan, petugas menemukan sejumlah pelanggaran. Di lokasi SMKN 1 Mandor Desa Simpang Kasturi, petugas mendapati sebanyak 8 unit kendaraan roda dua menggunakan knalpot brong. Sementara itu, di SMAN 1 Mandor Desa Mandor, ditemukan 13 unit kendaraan roda dua dengan pelanggaran serupa. Dengan demikian, total kendaraan roda dua yang terjaring razia mencapai 21 unit.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa razia ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga ketertiban umum serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya di lingkungan pendidikan.
“Penggunaan knalpot brong tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga sangat mengganggu kenyamanan masyarakat dan konsentrasi belajar siswa. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan penertiban secara humanis dan berkelanjutan,” tegas Kapolsek Mandor.
Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada para pengendara, khususnya pelajar, agar lebih sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mematuhi aturan yang berlaku. Ia berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi razia mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah kepolisian. Menurutnya, suara knalpot brong selama ini sangat mengganggu ketenangan warga, terutama pada jam-jam belajar dan istirahat. “Kami sangat mendukung razia seperti ini, karena lingkungan jadi lebih tenang dan anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” ujarnya.
Dengan adanya razia tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, semakin meningkat untuk tertib berlalu lintas dan bersama-sama menjaga ketertiban serta kenyamanan di wilayah Kecamatan Mandor.












