Lampung Utara, Barometer99.com – Langkah kaki dua pemuda Lampung Utara pagi ini terasa lebih berat sekaligus mantap saat memasuki gerbang Kodim 0412/Lampung Utara. Bukan tanpa alasan, dua pendaftar Calon Tamtama PK 2026 asal Madukoro Kec. Kotabumi Utara ini langsung berhadapan dengan sosok penjaga kedisiplinan, Danru Provost Sertu Wahyu Hidayat, Rabu (04/02/2026) pagi.
Di bawah langit Kotabumi, tepatnya di samping Kantor Kasdim 0412/LU, sebuah “kuliah singkat” tentang disiplin dan mentalitas prajurit digelar secara dadakan namun sarat akan makna.!
Disiplin Tanpa Kompromi, No Sajam, No Rokok! Dalam arahannya, Sertu Wahyu Hidayat menegaskan bahwa menjadi bagian dari TNI AD bukan sekadar soal kesehatan dan fisik yang kuat, melainkan tentang kepatuhan pada aturan. Ia memberikan instruksi keras terkait barang bawaan para Calon Siswa (Casis).
“Bagi kalian pemuda yang ingin menggapai cita-cita menjadi prajurit, aturan di lingkungan militer adalah harga mati. Dilarang keras membawa senjata tajam maupun rokok ke dalam lingkungan Kodim. Jika kedapatan, langsung kami sita!” tegas Danru Provost.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Lingkungan militer menuntut sterilitas dari benda berbahaya dan perilaku yang dapat merusak citra serta kesehatan calon prajurit itu sendiri.
Bagi kalian yang keluar masuk Kodim, Helm Simbol Keselamatan dan Tanggung Jawab, Tak hanya soal aturan internal, Sertu Wahyu juga menyoroti aspek keselamatan berkendara. Ia mengingatkan para Casis agar selalu menggunakan helm saat keluar-masuk markas Kodim dengan sepeda motor.
“Pakai helm itu demi keselamatan kalian. Bagaimana mau mengabdi pada negara kalau menjaga diri sendiri di jalan raya saja tidak bisa?” tambahnya memberikan motivasi.
Meskipun suasana pengarahan terasa tegang dan penuh wibawa, kedua Casis tersebut tampak menyerap setiap kata dengan antusias. Sorot mata mereka menunjukkan tekad baja untuk melampaui setiap tahapan seleksi demi mengenakan seragam loreng kebanggaan.
Tekad Baja Pemuda Lampung Utara, Fenomena ini membuktikan bahwa minat generasi muda untuk mengabdi melalui jalur TNI AD tetap tinggi dan penuh semangat. Bagi mereka, teguran dari Provost bukanlah hambatan, melainkan “bekal” mental pertama sebelum benar-benar terjun ke medan pendidikan.#(Pendim 0412/LU).












