Polsek Ngabang – Polres Landak – Polda Kalbar, Barometer99.com – Personel Polsek Ngabang melakukan monitoring dan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi yang terdampak banjir di Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Senin (12/1/2026) pagi.
Monitoring dilakukan sekitar pukul 08.40 WIB sebagai langkah antisipasi dan memastikan kondisi masyarakat tetap aman pascatingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan hasil pemantauan, banjir merendam beberapa dusun di Desa Raja dengan ketinggian air yang bervariasi. Di Dusun Raja, jalan utama masih terpantau aman dari genangan, namun sebanyak 25 rumah warga terdampak banjir. Ketinggian air di jalan gang mencapai sekitar 80 sentimeter, dan hingga saat ini belum terdapat warga yang mengungsi.
Sementara itu, di Dusun Martalaya, ketinggian air di jalan gang mencapai 60 sentimeter dan di halaman rumah warga sekitar 80 sentimeter. Sebanyak 20 rumah terdampak banjir dan belum ada warga yang mengungsi.
Di Dusun Raiy, genangan air terpantau cukup tinggi, dengan ketinggian air di jalan utama mencapai 70 sentimeter dan di jalan gang hingga 120 sentimeter. Tercatat sebanyak 50 rumah warga terdampak, namun belum ada laporan pengungsian.
Kondisi serupa juga terjadi di Dusun Pesayangan. Ketinggian air di jalan utama mencapai 90 sentimeter, sedangkan di halaman rumah warga yang berada di bantaran sungai mencapai 120 sentimeter. Sebanyak 60 rumah terdampak banjir, dan tercatat tiga kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari S.H., S.I.K melalui Kapolsek Ngabang Akp Zuanda, S.H, juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil monitoring sementara, debit air masih bertahan dan situasi secara umum terpantau kondusif. “Kami terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi rawan banjir serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk,” ujarnya.
Ia menjelaskan, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan serta adanya kiriman air dari wilayah Kecamatan Air Besar, Kuala Behe, dan Kecamatan Menyuke. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama warga yang bermukim di bantaran sungai.
“Kami mengingatkan warga untuk terus memantau perkembangan debit air, karena tidak menutup kemungkinan ketinggian air kembali meningkat apabila curah hujan masih tinggi dan kiriman air dari wilayah hulu bertambah,” tambahnya.
Penulis : Humas Polsek Ngabang.












