Prosesi Goan Siao/Cap Go Meh 2577 Kongzili di Bitung Berlangsung Khidmat dan Meriah
Bitung, Barometer99.com – Prosesi Keagamaan Goan Siao/Cap Go Meh Tahun 2577 Kongzili yang digelar di Klenteng Seng Bo Kiong, Kelurahan Kadoodan, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, berlangsung khidmat dan meriah pada Selasa (03/03/2026).
Kegiatan budaya dan religi yang menjadi agenda tahunan tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, di antaranya Hengky Honandar bersama istri, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, perwakilan Polres Bitung Kompol Karel Tangay, Ronald Gunawan Kansil, Randito Maringka, serta sejumlah pimpinan instansi pemerintah, tokoh agama, dan panitia penyelenggara. Total sekitar 1.000 peserta dan pengunjung turut hadir memeriahkan kegiatan ini.
Puncak Perayaan Imlek Penuh Makna
Cap Go Meh merupakan puncak penutup rangkaian Tahun Baru Imlek yang jatuh pada hari ke-15 bulan pertama penanggalan lunar. Perayaan tersebut sarat dengan nilai spiritual, kebersamaan, dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakat Tionghoa di Bitung mengikuti prosesi doa bersama, arak-arakan budaya, dan berbagai atraksi tradisional yang menjadi daya tarik masyarakat umum.
Rute Parade Ritual
Arak-arakan dimulai dari Klenteng Seng Bo Kiong di Jl. A. A. Maramis menuju Jl. Martadinata (Pertigaan Inkoasku), kemudian berbalik ke Jl. A. A. Maramis dan melintasi Jl. H. V. Worang di depan Rumah Dinas Wali Kota Bitung. Parade kemudian kembali ke klenteng sebagai titik akhir, menempuh jarak sekitar 2 kilometer.
Pelepasan barisan parade dilakukan oleh Wali Kota Bitung bersama unsur Forkopimda, menandai dimulainya prosesi ritual sesuai rute yang ditentukan.
Komitmen TNI Jaga Keamanan & Pelestarian Budaya
Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menegaskan bahwa kehadirannya bersama jajaran Forkopimda merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya serta komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga perayaan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Bitung.
“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, dan seluruh elemen masyarakat, perayaan Goan Siao/Cap Go Meh Tahun 2026 diharapkan semakin memperkokoh nilai toleransi dan keharmonisan di Kota Bitung,” ujarnya.*












