Aceh Utara, Barometer99.com – Guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi pascabencana, Babinsa Koramil 12/Tanah Pasir, Sertu Hendry, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako di kios-kios dan lapak pedagang yang ada di wilayah Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini menjadi langkah nyata TNI dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah pemulihan kondisi masyarakat. Sabtu (10/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Hendry menyambangi sejumlah kios warga dan berdialog langsung dengan para pedagang. Dari hasil pengecekan, harga beras masih relatif stabil, dengan beras premium berada di harga Rp16.500 per kilogram dan beras medium Rp17.000 per kilogram. Selain itu, harga gula pasir tercatat Rp19.000 per kilogram, kedelai Rp28.000 per kilogram, serta tepung terigu segitiga biru Rp11.000 per kilogram.
Harga bumbu dapur dan sayuran terpantau bervariasi namun masih dalam batas wajar. Cabai merah keriting dijual Rp40.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp60.000 per kilogram, bawang merah Rp60.000 per kilogram, dan bawang putih Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, sejumlah sayuran seperti tomat, kentang, sawi hijau, kangkung, ketimun, dan wortel masih mudah didapat dengan harga terjangkau.
Untuk kebutuhan lauk-pauk, harga ayam potong berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, ayam kampung Rp60.000 per kilogram, ikan tongkol Rp40.000 per kilogram, ikan teri Rp70.000 per kilogram, serta udang basah Rp70.000 per kilogram. Telur ayam boiler dijual Rp65.000 per rak isi 30 butir, sedangkan gas LPG 3 kilogram masih tersedia dengan harga Rp22.000 per tabung.
Di sela pemantauan, Sertu Hendry menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendampingi masyarakat, khususnya pascabencana. “Kami ingin memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak memberatkan warga. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan dapat memberi rasa tenang serta membantu menjaga ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tanah Pasir,” ujarnya.












