Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla di Riau
PEKANBARU, Barometer99.com – Panglima Komando Daerah Militer XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, menghadiri Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (5/3/2026).
Apel kesiapsiagaan tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, serta dihadiri unsur TNI–Polri dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para Deputi dan Staf Khusus Menko Polkam, Pj. Gubernur Riau Sf Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Heri Heriyawan, S.I.K., S.H., M.H., M.Hum., Kajati Riau Akmal Abbas, S.H., M.H., Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M., Pol., M.M., OAS., serta Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M., bersama unsur Forkopimda lainnya.
Dalam amanatnya, Menko Polkam menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait yang selama ini terus bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Provinsi Riau.
Apel kesiapsiagaan ini diikuti oleh pasukan gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, Manggala Agni, serta Satpol PP sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapan personel maupun sarana prasarana dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar serta menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Provinsi Riau.
Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Nasional Tahun 2026 berlangsung dengan aman dan tertib (*red)












