Natal Nasional Gerindra di Sorong Perkuat Pesan Kebangsaan dan Damai Menggema Sebagai Simbol Toleransi di PBD

Sorong, Papua Barat Daya – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menilai pelaksanaan Natal Nasional Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Kota Sorong sebagai momentum strategis dalam memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan di wilayah paling timur Indonesia. Kegiatan yang digelar di Gedung ACC Kabupaten Sorong, Sabtu (17/1/2026), tersebut berlangsung penuh kekhidmatan dan mendapat sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat.

Pemprov Papua Barat Daya memandang perayaan Natal berskala nasional ini tidak hanya sebagai agenda keagamaan, tetapi juga sebagai ruang kebangsaan yang menghadirkan pesan damai, saling menghormati, dan persaudaraan lintas iman. Kehadiran tokoh nasional dalam kegiatan ini menunjukkan perhatian terhadap Papua Barat Daya sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam suasana penuh sukacita, pesan-pesan persatuan dan toleransi menjadi sorotan utama. Hashim Djojohadikusomo menekankan bahwa Indonesia dibangun di atas perbedaan yang justru menjadi kekuatan bangsa. Ia menyampaikan refleksi kehidupan keluarga Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai contoh nyata praktik Bhinneka Tunggal Ika, di mana perbedaan keyakinan tidak menghalangi keharmonisan dan rasa kebangsaan.

Pemprov Papua Barat Daya menilai pesan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang mengedepankan stabilitas sosial, kerukunan umat beragama, serta rasa aman bagi seluruh masyarakat tanpa diskriminasi. Papua Barat Daya, sebagai provinsi baru, terus mendorong terciptanya ruang-ruang dialog dan kebersamaan guna memperkuat fondasi persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

Lebih lanjut, komitmen Partai Gerindra dalam menjaga nilai-nilai Pancasila dan kesetaraan warga negara dipandang sebagai bagian penting dalam menjaga harmoni sosial di Papua. Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa suasana damai dan saling percaya di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Inflasi Year to Date November 2,27 Persen, Sekjen Kemendagri Tegaskan Masih Sesuai Target Pemerintah

Perayaan Natal Nasional ini juga dimaknai sebagai bentuk perhatian dan kasih kepada Tanah Papua. Pesan spiritual yang disampaikan mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat persaudaraan, menolak perpecahan, serta menjadikan kasih sebagai dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pemprov Papua Barat Daya berharap kegiatan keagamaan berskala nasional seperti ini dapat terus dilaksanakan di wilayah Papua sebagai simbol bahwa Tanah Papua adalah bagian utuh dari Indonesia, tempat keberagaman dirawat dan persatuan dijaga bersama. Natal Nasional Gerindra di Kota Sorong pun dinilai menjadi pengingat bahwa Papua Barat Daya adalah rumah damai bagi semua.

(TK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *