Mendagri dan Mensos Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Pidie Jaya

Santunan Ahli Waris hingga Bantuan Sosial Ekonomi Diserahkan kepada Ribuan Warga Terdampak

Pidie Jaya, Barometer99.com – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyalurkan berbagai bantuan bagi korban bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Jumat (6/3/2026).

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya dan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak bencana di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia sebesar Rp15 juta untuk 56 orang korban. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada korban luka berat sebesar Rp5 juta untuk 23 orang.

Pemerintah juga menyalurkan bantuan jaminan hidup (jadup) bagi 66.629 jiwa terdampak bencana, bantuan isi hunian sementara (huntara) sebesar Rp3 juta untuk 18.839 kepala keluarga, serta bantuan stimulan sosial ekonomi sebesar Rp5 juta untuk 18.839 kepala keluarga.

Selain bantuan dari Kementerian Sosial, Mendagri juga menyerahkan bantuan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia berupa 250 paket perlengkapan ibadah, serta dukungan alat berat seperti dump truck, ekskavator, dan backhoe loader untuk mendukung proses penanganan pascabencana di daerah tersebut.

Mendagri mengapresiasi progres pemulihan yang dinilai menunjukkan perkembangan positif di Kabupaten Pidie Jaya. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, sejumlah perbaikan mulai dirasakan masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan yang kembali lancar, arus listrik yang telah normal, hingga mulai difungsikannya sejumlah fasilitas umum.

Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap bencana yang melanda wilayah Sumatera sangat besar. Presiden Prabowo Subianto sejak awal telah memberikan atensi serius terhadap penanganan bencana yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera.

Selain itu, pemerintah pusat juga mengerahkan berbagai bantuan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, serta dukungan dari pemerintah daerah guna mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau Langsung Posko Pengungsi di Kabupaten Agam

Pemerintah berharap berbagai bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat, terutama melalui upaya penanganan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Di sisi lain, proses pemulihan juga terus disiapkan untuk jangka panjang, termasuk pembangunan kembali infrastruktur jalan secara permanen serta pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.

Pemerintah juga terus memastikan perkembangan laporan serta akurasi data yang disampaikan oleh pemerintah daerah sebagai dasar dalam pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi ke depan.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *