Umum  

Kepala Desa Donomulyo Bersama Muspika dan Warga Gelar Tasyakuran Jembatan Penghubung Donomulyo–Tempursari

Malang , Barometer99.com – Kepala Desa Donomulyo, Syarif, bersama unsur Muspika Kecamatan Donomulyo dan warga masyarakat menggelar tasyakuran jembatan penghubung Desa Donomulyo–Tempursari pada Senin 29/12/2025, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan terima kasih atas selesainya pembangunan jembatan yang sempat roboh diterjang banjir besar pada tahun 2024.

Tasyakuran yang digelar dengan sederhana namun penuh khidmat ini dihadiri oleh Camat Donomulyo, Danramil, Kapolsek, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga dari kedua desa. Doa bersama dipanjatkan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rampungnya pembangunan jembatan yang kini kembali dapat digunakan oleh masyarakat.

Kepala Desa Donomulyo, Syarif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jembatan tersebut merupakan akses vital bagi warga Donomulyo dan Tempursari. Selama jembatan roboh akibat banjir, aktivitas warga menjadi terganggu, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

“Tasyakuran ini adalah ungkapan rasa terima kasih kami kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya kembali jembatan ini. Alhamdulillah, jembatan yang selesai dibangun pada Sabtu kemarin kini sudah berdiri kokoh dan siap digunakan masyarakat,” ujar Syarif.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah, Muspika, serta partisipasi masyarakat yang turut menjaga keamanan dan kelancaran selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, jembatan yang baru dibangun ini memiliki konstruksi yang lebih kuat dan diharapkan mampu bertahan dalam jangka panjang.

Perwakilan Muspika Kecamatan Donomulyo menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya infrastruktur penghubung antarwilayah. Sinergi antara pemerintah, TNI–Polri, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan pembangunan tersebut.
Kini, jembatan penghubung Donomulyo–Tempursari tampak berdiri kokoh dan kembali menjadi urat nadi aktivitas warga.

Baca Juga :  MPC pemuda Pancasila kabupaten Musi Rawas Gelar Rapat Donasi untuk korban bencana

Masyarakat berharap keberadaan jembatan ini tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga mendorong peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Tasyakuran jembatan ini menjadi simbol kebangkitan dan semangat gotong royong warga pascabencana banjir 2024, sekaligus bukti bahwa kebersamaan mampu menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi banyak orang.

Penulis : Ratri Iswanto / Ainun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *