Warga di Bima Tanam Pisang dan Blokir Akses
Bima, Barometer99.com- Aksi protes warga terjadi di ruas jalan lintas Bima–Tente, tepatnya di depan SDN Inpres Rabakodo, Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (25/3/2026).
Warga yang geram dengan kondisi jalan rusak parah melakukan aksi pemblokiran dengan menumpuk kayu di badan jalan. Tidak hanya itu, mereka juga menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai simbol protes terhadap pemerintah yang dinilai lamban dalam melakukan perbaikan.
Salah seorang warga yang ikut dalam aksi tersebut mengatakan, penanaman pohon pisang merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kondisi infrastruktur yang tak kunjung diperbaiki.
“Kami tanam pisang di jalan sebagai bentuk protes,” ujarnya.
Menurut warga, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama dan kerap menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas di jalur tersebut.
Aksi ini juga disebut sebagai upaya mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah konkret dalam menangani kerusakan jalan yang semakin parah.
Warga meminta perhatian serius dari Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Gubernur Lalu Muhammad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Damayanti Putri, agar segera memperbaiki jalan yang menjadi akses vital masyarakat.
Selain itu, warga juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bima untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah provinsi guna mempercepat realisasi perbaikan.
“Kami minta pemerintah daerah Kabupaten Bima segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Jalan ini sudah sering memicu kecelakaan, terutama roda dua,” tambah warga lainnya.
Selama aksi berlangsung, situasi tetap kondusif dan mendapat pengawasan dari aparat kepolisian Polsek Woha bersama Babinsa Desa Rabakodo. Petugas turut mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban.
Warga pun berharap ada respons cepat dari pemerintah. Jika tuntutan tersebut tidak segera ditindaklanjuti, mereka mengancam akan kembali melakukan aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih besar. (***).












