Jakarta, Barometer99.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi menunjuk Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan. Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis Polri dalam memperkuat stabilitas keamanan di wilayah yang memiliki posisi vital secara politik, ekonomi, dan sosial.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/62/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 tentang rotasi dan mutasi sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri. Dalam keputusan itu, Irjen Pol Sandi Nugroho menggantikan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri.
Sumatera Selatan dikenal sebagai salah satu provinsi strategis di kawasan barat Indonesia. Wilayah ini memiliki karakteristik kompleks, mulai dari jalur logistik nasional, kawasan industri dan energi, hingga dinamika sosial-politik yang membutuhkan pengelolaan keamanan secara presisi dan berkelanjutan. Karena itu, penempatan figur Kapolda menjadi bagian penting dalam peta keamanan nasional.
Irjen Pol Sandi Nugroho sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri. Dalam posisi tersebut, ia berperan sentral dalam pengelolaan komunikasi publik, penanganan krisis informasi, serta penguatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Latar belakang ini dinilai relevan dengan tantangan keamanan modern yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyangkut persepsi publik dan stabilitas sosial.
Sementara itu, Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi yang sebelumnya memimpin Polda Sumatera Selatan kini dipercaya mengemban tugas di bidang pendidikan dan pelatihan Polri. Penugasan tersebut menegaskan komitmen institusi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi jangka panjang keamanan nasional.
Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari strategi organisasi Polri dalam merespons dinamika keamanan yang terus berkembang.
“Rotasi ini dilakukan secara terencana dan objektif untuk memastikan Polri selalu siap menghadapi tantangan kamtibmas, baik dalam skala regional maupun nasional,” ujar Nandang, Sabtu (24/1/2026).
Menurutnya, pergantian Kapolda bukan sekadar pergantian personal, melainkan langkah institusional untuk memperkuat sinergi lintas sektor serta menjaga stabilitas keamanan daerah sebagai bagian dari stabilitas nasional.
“Sumatera Selatan memiliki peran penting dalam konteks keamanan nasional. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan pengelolaan kamtibmas dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan negara serta masyarakat,” tegasnya.
Penunjukan Irjen Pol Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumatera Selatan sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keseimbangan antara penegakan hukum, stabilitas politik, dan keamanan nasional di tengah dinamika global dan domestik yang terus berubah.
Irjen Pol Sandi Nugroho Resmi Jabat Kapolda Sumsel, Polri Perkuat Arsitektur Keamanan Wilayah Strategis












