Breaking News
Babinsa Sembulung Laksanakan Komsos Bersama Linmas, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Desa Cluring – Babinsa Desa Sembulung Koramil 0825/07 Cluring Serda Wahyudi Hidayat melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kamis 15 Januari 2026 Dalam kegiatan tersebut, Serda Wahyudi Hidayat memberikan penekanan kepada anggota Linmas agar senantiasa berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan desa. Menurutnya, Linmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membantu menciptakan situasi desa yang aman, tertib, dan kondusif. “Linmas merupakan bagian penting dalam sistem keamanan desa. Diharapkan mampu berpartisipasi aktif serta menjadi ujung tombak dalam tiga pilar desa sebagai sumber informasi yang cepat dan akurat,” ujar Serda Wahyudi. Ia juga menambahkan bahwa melalui peran aktif Linmas, Babinsa dapat lebih optimal dalam melaksanakan deteksi dini dan cegah dini (ceni dan deni) terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu kondusifitas wilayah. Kegiatan komsos ini sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan komponen masyarakat, khususnya Linmas, sehingga tercipta kerja sama yang solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Sembulung. Dengan adanya sinergi yang baik antara Babinsa, Linmas, dan unsur tiga pilar desa lainnya, diharapkan situasi kamtibmas di Desa Sembulung dapat terus terjaga dengan aman dan kondusif. Ratri Binter TNI Gerejaku Terang Satgas Yonif 521/DY Berikan Bantuan Penerangan Lampu Solar Cell di Gereja GKI Yoska Yudea Distrik Benawa Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H, Kodim 0808/Blitar Tanamkan Karakter Prajurit Prima Menuju Indonesia Maju Polres Mesuji Gelar Sertijab dan Pisah Sambut Kasat Lantas, Kasat Intel, dan Kasi Was Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin

ifen Hilang di Gunung Sangiang, Ini Keterangan Resmi Polisi: Tiga Orang Dipanggil

Bima, Barometer99.com – Kasus hilangnya warga Wera, Kabupaten Bima, bernama Kifen yang diduga menghilang saat berburu kambing liar di Gunung Sangiang, masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga dan masyarakat.
Sudah sekitar 13 hari sejak dilaporkan hilang, upaya pencarian masih terus dilakukan.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP Dwi Kurniawan Kusuma Putra, saat dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp pada Jumat (26/12/2025), memberikan penjelasan resmi terkait informasi adanya tiga orang yang dipanggil polisi dalam kasus tersebut.

“Kita bukan mengamankan, tapi mengajak (memanggil) tiga orang untuk dimintai keterangan. Status mereka masih sebagai saksi,” jelasnya.

Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai identitas ketiga orang tersebut, Kasat Reskrim mengatakan bahwa ketiga nya adalah orang tua dari Kifen dan dua orang rekan berburu Kifen.

“3 orang ini yaitu 2 rekan berburu almarhum, 1 orang tua almarhum,” Katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu rekan berburu lainnya yakni Aldi, saat ini posisi masih sama tim SAR di atas gunung.

Banyak Spekulasi, Polisi Imbau Tetap Berpatokan pada Informasi Resmi
Kasus hilangnya Kifen menjadi viral di media sosial. Sejumlah unggahan menyebut berbagai kemungkinan, mulai dari dugaan pembunuhan hingga korban tersesat.

Bahkan sempat beredar narasi tak terverifikasi yang menyebut Kifen ditembak lalu dikubur di pasir.

Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya karena tidak bersumber dari pihak resmi. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi berlebihan dan tetap menunggu hasil penyelidikan.

Hingga kini, upaya pencarian terus dilakukan. Bahkan, Bupati Bima Ady Mahyudi memberikan dukungan penuh dengan mendatangkan drone thermal dan tim pilot dari Kantor SAR Mataram.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda, menjelaskan bahwa drone tersebut memiliki kemampuan mendeteksi suhu tubuh manusia hingga jarak 5 kilometer dan ketinggian 1.000 feet.

Baca Juga :  Wujud Sinergitas, Koramil 03/Dwt dan Relawan PAG Tuntaskan Pembersihan SMP Negeri 2 Dewantara Pasca Banjir

“Drone ini sebelumnya juga digunakan saat pencarian warga Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani,” ujarnya.

Bupati Bima menyampaikan rasa prihatin atas musibah ini dan berharap korban segera ditemukan. Pemerintah daerah juga membangun Posko pencarian di Desa Sangiang serta melakukan koordinasi intensif dengan Pos SAR Bima.

Hilangnya Kifen menyita perhatian luas. Warga berharap aparat keamanan dan tim SAR dapat menemukan titik terang keberadaan korban.
Sementara itu, pihak keluarga diminta tetap bersabar dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat berwenang. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *