Hadapi Ancaman Hidrometeorologi, Armada III Siap Dukung Operasi SAR Terpadu di Papua Barat Daya

Sorong PBD, Barometer99.com, (16/01/26) — Panglima Armada III, Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., yang diwakili oleh Asisten Operasi Pangarmada III, Kolonel Laut (P) Rafael D. A. Putro, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Evaluasi Operasi SAR dan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Ancaman Hidrometeorologi di Provinsi Papua Barat Daya. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Aston, Kota Sorong, (15/01) dan dihadiri oleh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait di wilayah Papua Barat Daya.

Kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk menilai pelaksanaan Operasi SAR yang telah berjalan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi ancaman hidrometeorologi, khususnya di wilayah Provinsi Papua Barat Daya yang memiliki karakteristik geografis dan maritim yang kompleks.

Dalam paparannya, Asops Pangarmada III menyampaikan bahwa Operasi SAR Laut merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagai wujud nyata kehadiran TNI AL dalam penanganan kedaruratan, terutama pada fase tanggap darurat bencana dan kecelakaan di laut. Selain itu, Armada III juga melaksanakan Operasi Bakti TNI AL sebagai bagian dari pembinaan potensi maritim guna membantu mengatasi kesulitan masyarakat, permasalahan sosial, serta misi kemanusiaan dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI AL dengan rakyat.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pelaksanaan Operasi SAR Laut dan Bakti TNI AL dapat dilakukan secara mandiri sebagai Operasi TNI AL maupun melalui kerja sama antar matra dalam Operasi Gabungan Terpadu, serta bersinergi dengan kementerian dan lembaga terkait melalui Opsgabpat dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Sinergi lintas sektor tersebut menjadi kunci agar penanganan bencana dapat dilaksanakan secara terpadu, efektif, dan responsif.

Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi serta meningkatnya koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam menghadapi potensi ancaman hidrometeorologi di wilayah Papua Barat Daya.

Baca Juga :  Respon Cepat Kapolres Aceh Timur, Pantau Wilayah Terdampak Banjir Susulan

(TK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *