Danrindam II/Sriwijaya Hadiri Sidang Wankurad, Dorong Kurikulum Adaptif dan Berkarakter

Bandung, Barometer99.com – Danrindam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Lalu Habibburahim wiradarma, S.I.P., M.Si., M.Han., menghadiri Sidang Dewan Kurikulum Angkatan Darat (Wankurad) TA 2025 di Gedung Ganesha Kodiklatad, Bandung, Senin (15/12/2025). Sidang Wankurad ini dipimpin oleh Wadan Kodiklatad Mayjen TNI Windiyatno._

Adapun tujuan ​Sidang Wankurad ini adalah untuk menyamakan visi, misi, dan persepsi antara Kodiklatad, Balakpus TNI AD, serta Kotama Ops dan Kotama Bin dalam memastikan kurikulum dapat dioperasionalkan secara optimal.

Forum penting ini dihadiri oleh para Direktur Kodiklatad, Waasops Kasad Bidang Siapsat, pejabat Balakpus TNI AD, Kotama Ops Kopassus, para Komandan/Kepala Lemdik Balakpus, serta para Danrindam TNI AD dan jajaran Kodiklatad.

​Dalam sambutan tertulis Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mihamad Hasan yang dibacakan oleh Wadan Kodiklatad menyampaikan bahwa kurikulum adalah fondasi utama dalam membentuk prajurit profesional. Oleh karena itu, kurikulum pendidikan TNI AD harus senantiasa adaptif, berkarakter, dan relevan dalam menghadapi dinamika ancaman dan tugas. Penekanan ini menunjukkan pentingnya sinergi dan masukan konstruktif dari seluruh unsur lembaga pendidikan guna melahirkan kebijakan pembinaan kurikulum yang unggul dan responsif.

​Kehadiran Danrindam II/Sriwijaya dan para pimpinan lembaga pendidikan lainnya menunjukkan komitmen TNI AD dalam menjamin kualitas pendidikan. Kurikulum yang adaptif dan berkarakter diharapkan mampu mencetak prajurit yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki integritas moral dan kesiapan mental yang tinggi, sesuai dengan tuntutan tugas di lapangan.

Selaras dengan arahan Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujng Darwis, M.D.A. yang disampaikan kepada Danrindam dan seluruh Gadik/Gapendik, menegaskan bahwa upaya mulia untuk membentuk prajurit yang hebat dan tangguh mutlak memerlukan sebuah pedoman yang terstruktur, dan pedoman ini harus dilaksanakan secara komprehensif, memastikan integrasi menyeluruh dari pembinaan fisik, mental, intelektual, dan moralitas, sehingga proses pendidikan militer tidak hanya menghasilkan kemampuan parsial, melainkan menciptakan pribadi prajurit yang utuh, siap, dan berintegritas tinggi.

Baca Juga :  Sat Samapta Polres Mesuji Intensifkan Patroli Perbatasan Mesuji–OKI, Antisipasi Begal dan Pemerasan Supir Truk

​Melalui Sidang Wankurad TA 2025 ini, diharapkan terwujud keselarasan kebijakan dan implementasi kurikulum di seluruh lembaga pendidikan TNI AD. Keselarasan ini merupakan kunci untuk menghasilkan prajurit yang tangguh, adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas demi mendukung keberhasilan pengabdian TNI Angkatan Darat kepada bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *