Belum Genap Setahun Pimpin Bima, Ady-Irfan Raih Penghargaan UHC Award Madya

Bima, Barometer99.com- Kabupaten Bima masuk sebagai salah satu dari 394 kabupaten/kota termasuk 31 provinsi di seluruh indonesia yang mendapatkan penghargaan UHC Award dengan Kategori Madya.

Kendati demkian, belum genap setahun kepemimpinan Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, Pemerintah Kabupaten Bima berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) yang diimplementasikan dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kabupaten Bima menunjukkan capaian yang membanggakan dalam pemenuhan layanan kesehatan.

Piala UHC Award merupakan simbol penghargaan tinggi dalam mewujudkan cakupan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi penduduk di daerah dalam program JKN.

Sedangkan pada tahun 2024 Pemerintah Kabupaten Bima meraih UHC Award Pertama pada dan kembali meraih anugerah UHC Pratama tahun 2025.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron mengatakan, capaian ini menjadikan JKS kesehatan tidak saja besar tetapi juga sangat cepat karena dalam waktu 10 tahn Indonesia bisa mencapai UHC. “Sementara, negara lain seperti Austria dan Belgia memerlukan waktu 70 tahun untuk mencapai cakupan seperti Indonesia,” ujarnya.

Seiring meningkatnya cakupan Kepesertaan BPJS mengantar Kabupaten Bima meraih Kategori UHC Madya yang diserahkan tanggal 27 Januari 2026 oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Mendagri Ribka Haluk dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti di Ballroom JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat.

Keberhasilan tersebut melalui sinergi dan pemanfaatan teknologi yang luar biasa dan kerjasama yang baik dengan Kementerian Kesehatan RI.

Sementara itu, Bupati Bima Ady Mahyudi mengatakan capaian ini berhasil diraih karena Pemerintah daerah telah secara konsisten menunjukkan komitmen dalam program JKN sebagai salah satu program strategis nasional.

Baca Juga :  Janji Pemulihan Cepat: Menteri Dikdasmen Bantu Seluruh Sekolah Rusak di Aceh Tamiang

Menurutnya, integrasi jaminan kesehatan daerah ke dalam program JKN sebagai langkah memperluas cakupan perlindungan kesehatan yang bermutu. Ia juga mengatakan bahwa penghargaan ini sebagai wujud apresiasi atas peran Pemkab Bima yang telah berkomitmen dengan memastikan kepesertaan minimal 98% dan keaktifan minimal 80% dari jumlah penduduk.

“Data dari BPJS Kesehatan menunjukkan, pada tahun 2025, cakupan Kepesertaan BPJS di Kabupaten Bima mencapai minimal 98% dan keaktifan kepesertaan minimal 85% dan partisipasi Pemerintah Daerah >10% dari jumlah penduduk”. Ke depan Pemerintah kabupaten Bima akan terus berupaya agar cakupan keikutsertaan terus mengalami peningkatan,” pungkasnya. Bupati . (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *