Babinsa Dampingi Pembangunan Huntara di Ulee Pulo, Harapan Baru bagi Warga

Babinsa Dampingi Pembangunan Huntara

Aceh Utara, Barometer99.com – Di tengah upaya memulihkan kehidupan masyarakat, Babinsa Desa Ulee Pulo Koramil jajaran Kodim 0103/Aceh Utara, Koptu M. Arfanuddin, turun langsung mendampingi pembangunan hunian sementara (Huntara) di Desa Ulee Pulo, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan menjadi penyemangat bagi para pekerja yang terus berupaya mempercepat penyelesaian tempat tinggal sementara bagi warga. Sabtu (13/3/2026).

Didampingi Geuchik Desa Ulee Pulo, H. Mawardi, serta enam orang tukang yang mengerjakan pembangunan, kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Di lokasi tersebut terlihat para pekerja fokus menyelesaikan pembuatan septic tank serta pemasangan kloset sebagai bagian penting dari fasilitas hunian sementara yang sedang dibangun.

Koptu M. Arfanuddin mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat agar pembangunan Huntara dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan oleh warga. “Kami ingin memastikan proses pembangunan berjalan baik, sehingga masyarakat bisa segera menempati hunian ini dengan aman dan nyaman,” ujarnya di sela kegiatan.

Geuchik Desa Ulee Pulo, H. Mawardi, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh Babinsa. Menurutnya, kehadiran TNI di lapangan memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat dan para pekerja dalam menyelesaikan pembangunan Huntara tersebut.

Dengan terus berjalannya proses pembangunan, masyarakat berharap hunian sementara itu segera rampung sehingga dapat ditempati secepatnya. Bagi warga, keberadaan Huntara bukan sekadar tempat tinggal sementara, tetapi juga menjadi simbol harapan baru untuk memulai kembali kehidupan dengan lebih baik.

Baca Juga :  TMMD 127 Kodim 1804/Kaimana, TNI dan Warga Bahu Membahu Bangun Rumah Layak di Distrik Kaimana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *