Apresiasi Kinerja Polda Aceh, Anggota Komisi III DPR RI Sampaikan Dukungan

H.T. Ibrahim nilai kepemimpinan Marzuki Ali Basyah tunjukkan peningkatan penegakan hukum dan pelayanan publik berdasarkan kajian Jaringan Survei Inisiatif

Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, H.T. Ibrahim, S.T., M.M., menyampaikan apresiasi terhadap capaian kinerja Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., sebagaimana tergambar dalam hasil kajian Jaringan Survei Inisiatif.

Ibrahim menilai indikator‐indikator yang dirilis menunjukkan peningkatan efektivitas penegakan hukum serta penguatan pelayanan publik di Aceh. Penurunan angka kriminalitas dan meningkatnya tingkat penyelesaian perkara dinilainya sebagai bukti kerja profesional dan terukur jajaran Polda Aceh.

“Capaian ini menunjukkan konsolidasi internal yang baik serta strategi penegakan hukum yang lebih presisi. Masyarakat membutuhkan rasa aman, dan indikator yang ada menunjukkan arah yang positif,” ujar Ibrahim, Senin (2/2/2026).

Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap konsistensi pemberantasan narkotika, termasuk pengungkapan jaringan lintas provinsi dengan barang bukti dalam jumlah besar. Menurutnya, langkah tegas tersebut sangat penting untuk melindungi generasi muda Aceh dari ancaman narkoba yang semakin kompleks.

Selain aspek keamanan, Ibrahim menilai kepemimpinan Kapolda Aceh juga tercermin dalam program berbasis lingkungan dan respons kebencanaan. Inisiatif penanaman mangrove serta kehadiran aktif aparat dalam percepatan pemulihan infrastruktur pascabanjir disebutnya sebagai bentuk nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.

“Penegakan hukum harus berjalan seiring upaya pencegahan dan perlindungan jangka panjang. Keterlibatan kepolisian dalam isu lingkungan dan kebencanaan memperlihatkan paradigma pelayanan yang lebih luas,” tuturnya.

Sebagai mitra kepolisian di parlemen, Ibrahim menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan serta mendukung penguatan kapasitas institusi. Ia berharap capaian yang telah diraih dapat dipertahankan melalui sinergi kepolisian, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat.

Baca Juga :  Resmikan Peluncuran Leaseir MHR Xcell, Bamsoet Dorong Pertumbuhan 6 Persen 2026 Industri Kecantikan Indonesia Menjadi US$ 9,7 Miliar

Menurutnya, stabilitas keamanan adalah fondasi penting bagi pembangunan dan investasi di Aceh. “Kami mendukung langkah-langkah positif yang telah dilakukan. Momentum ini harus dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *