Aceh Utara, Barometer99.com – Upaya pemulihan infrastruktur pasca bencana banjir terus digalakkan di wilayah teritorial Kodim 0103/Aceh Utara. Saat ini, sejumlah personel gabungan yang terdiri dari Zidam IM di bawah pimpinan Kapten Czi Ahmad Risman Nasution, Yonzipur 16/DA yang dipimpin Letda Czi Caraka, serta Babinsa Koramil 13/Baktiya sedang bekerja keras membangun jembatan Bailey di Desa Buket Dara Baro, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Rabu (7/1/2026).
Teriknya matahari tidak menggoyang semangat para prajurit di lapangan dalam merakit rangka baja jembatan yang menjadi akses vital penghubung Desa Buket Dara Baro dengan Desa Cinta Makmur setelah jembatan sebelumnya terputus total diterjang arus banjir.
Hingga saat ini, progres pengerjaan di lapangan telah mencapai angka 50 persen. Tim teknis dari Zidam dan Yonzipur difokuskan pada pekerjaan pemasangan pilar-pilar utama jembatan serta merapikan struktur pangkal jembatan agar kokoh saat dilintasi nantinya. Pantauan di lokasi menunjukkan koordinasi yang solid antar satuan konstruksi TNI dalam menyusun rangka baja tersebut, guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai standar keamanan dan spesifikasi teknis tanggap darurat. Penggunaan alat berat ekskavator juga dikerahkan untuk membantu penempatan material berat dan penataan tanah di sekitar area pilar jembatan.
Kapten Czi Ahmad Risman Nasution menekankan bahwa tim bekerja tanpa kenal lelah demi kepentingan masyarakat luas yang sangat bergantung pada akses jalan ini. “Saat ini fokus utama kami adalah menyelesaikan pemasangan pilar jembatan dan memperkuat struktur pangkalnya. Mengingat progres sudah menyentuh 50 persen, rencana untuk besok adalah melanjutkan pemasangan pilar sisa serta mulai melakukan pengerjaan pemasangan lantai jembatan agar jembatan ini secepatnya bisa difungsikan oleh masyarakat setempat,” ujarnya.
Kehadiran jembatan Bailey ini menjadi tumpuan harapan masyarakat di dua desa, karena berfungsi sebagai satu-satunya akses penghubung untuk menunjang aktivitas perekonomian dan mobilitas harian warga yang sempat lumpuh. TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di garis depan dalam upaya penanganan dampak bencana hingga kondisi wilayah kembali pulih sepenuhnya.












