AHY Soroti Runtuhnya Jembatan di Lahat: “Truk ODOL Batu Bara Harus Ditindak Tanpa Ampun”

Palembang, Barometer99.com – Runtuhnya Jembatan Muara Lawai di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, usai dilintasi truk Over Dimensi Overload (ODOL) bermuatan batu bara menjadi alarm keras bagi pemerintah pusat. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa insiden tersebut tidak boleh dibiarkan berlalu tanpa penindakan tuntas.

Dalam rapat koordinasi bersama kepolisian dan pemerintah daerah di Mapolda Sumsel, Selasa (10/02), AHY menekankan bahwa keberadaan truk ODOL sudah lama menjadi ancaman serius bagi keselamatan dan infrastruktur nasional.

“Ini bukan sekadar pelanggaran aturan. Ini tindakan yang merusak negara, membahayakan rakyat, dan menguras anggaran. Penindakan harus tegas dan konsisten,” ujar AHY.

Runtuhnya Jembatan Ungkap Masalah Struktural

Peristiwa ambruknya jembatan tidak hanya memutus akses masyarakat, tetapi juga mengungkap persoalan mendasar: lemahnya pengawasan terhadap angkutan berat dan maraknya praktik operasional truk batu bara yang mengabaikan standar muatan.

AHY menegaskan bahwa Kemenko Infrastruktur sejak tahun lalu telah memprioritaskan penanganan ODOL. Muatan berlebih disebutnya sebagai penyebab utama kerusakan dini fasilitas publik yang seharusnya memiliki masa pakai panjang.

“Jika aturan tidak dipatuhi, kerusakan akan terus berulang. Negara tidak bisa terus menerus membiayai kerugian akibat perilaku tidak taat aturan,” tambahnya.

Wagub Sumsel Dorong Penindakan Sampai ke Akar Masalah

Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, yang turut hadir, menegaskan pentingnya penanganan menyeluruh. Razia di jalan, menurutnya, tidak cukup.

“Penindakan harus menyentuh seluruh rantai, termasuk pemilik usaha. Jalan umum bukan tempat untuk angkutan berat yang memaksa melanggar aturan. Dampaknya besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah provinsi berkomitmen memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan kementerian terkait untuk memastikan kasus Muara Lawai menjadi momentum memperketat pengawasan nasional terhadap truk ODOL, khususnya angkutan batu bara.*

Baca Juga :  Satgas Trisila 2026 Resmi Sandar di Dobo, Perkuat Keamanan Wilayah Perbatasan Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *