Umum  

Abah Yusuf Resmi Pimpin PMPB Sumsel, Tegaskan “Zero Bentrok” Antar-Ormas Pelantikan Berlangsung Meriah di Palembang

Palembang, Barometer99.com – Kepengurusan Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) DPD Sumatera Selatan periode 2026–2030 resmi dikukuhkan dalam upacara pelantikan di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (14/2). Acara dipimpin Dewan Pembina Syahrial Oesman dan dihadiri hampir 95 persen undangan.

Ketua Umum yang baru dilantik, M Yusuf Malaya atau Abah Yusuf, menyatakan pelantikan berjalan sukses dan menjadi momentum konsolidasi besar organisasi.
Aturan Tegas untuk Anggota: “Langgar, Kami Coret”

Usai pelantikan, Abah Yusuf menekankan pentingnya disiplin internal sebagai upaya mencegah gesekan antar-kelompok. Ia menegaskan bahwa PMPB tidak akan ragu menindak anggota yang menyimpang dari aturan organisasi.

“Kita sudah buat pembinaan dan aturan jelas. Kalau tetap melanggar AD/ART atau visi-misi, kita keluarkan. Ke depan kita tindak tegas,” ujarnya.

Bangun Komunikasi Antar-Ormas: Komitmen Cegah Bentrokan
Untuk menjaga stabilitas sosial di Sumsel, Abah Yusuf mengungkapkan bahwa ia telah bertemu pimpinan ormas lain guna menyamakan persepsi dan menghindari potensi bentrokan.
“Saya sudah bertemu ketua-ketua organisasi lain. Semua sepakat tidak ada lagi bentrokan,” tegasnya.

Fokus Program: UMKM hingga Pendidikan dan Keagamaan

Sebagai ketua umum, Abah Yusuf menyiapkan berbagai program yang mendukung pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan UMKM, pengembangan ekonomi, pendidikan, kegiatan sosial budaya, dan keagamaan.

“Kami sudah siapkan profesor, doktor, dan akademisi untuk membantu menjalankan program kami,” ujarnya.

PMPB Tumbuh Pesat: Anggota Puluhan Ribu

PMPB kini memiliki puluhan ribu anggota yang tersebar di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Di Palembang sendiri, jumlah anggota hampir menyentuh angka 15 ribu.

“Sebelum jadi ketua umum, saya memimpin PMPB DPC Muba dengan anggota lebih dari 9 ribu,” tutup Abah Yusuf.

(AN)

Baca Juga :  Kondisi Awal Menuju Indonesia Emas 2045

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *