Aceh Utara, Barometer99.com – Semangat pantang menyerah dan pengabdian tanpa batas kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI di wilayah Aceh Utara. Personel Koramil 06/Samudera bersama pasukan BKO Yonzipur 17/AD terjun langsung ke medan pengabdian dalam aksi Karya Bakti pembersihan Meunasah Desa Tanjung Awe yang lumpuh total akibat terjangan banjir bandang. Kehadiran para prajurit di tengah masyarakat menjadi simbol harapan baru bagi warga yang mendambakan kembalinya tempat ibadah mereka. Minggu (18/1/2026).
Di bawah komando Danramil 06/Smd, kekuatan gabungan yang terdiri dari Babinsa dan sekitar 30 personel Yonzipur bergerak serentak menyisir setiap sudut meunasah. Tak hanya mengandalkan tenaga manual, sinergi ini juga melibatkan aparatur desa dan masyarakat setempat yang bahu-membahu menyingkirkan material sisa bencana. Dengan penuh kegigihan, para prajurit mengeruk lumpur pekat yang memenuhi halaman hingga bagian dalam bangunan demi mengembalikan kesucian tempat ibadah tersebut.
Sasaran pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari halaman utama, perkarangan seputaran meunasah, hingga area tempat wudhu yang sebelumnya tertutup tanah padat. Terlihat di lapangan, para personel dengan seragam yang basah dan berlumur lumpur tetap semangat mengoperasikan alat pembersih serta gerobak dorong untuk mengevakuasi sisa banjir. Aksi heroik ini membuktikan bahwa bagi TNI, keselamatan dan kenyamanan ibadah rakyat adalah prioritas yang utama.
Kegiatan pembersihan fasilitas umum di Desa Tanjung Awe ini diharapkan dapat segera memulihkan aktivitas spiritual warga pasca bencana. Pengerjaan yang dilakukan secara gotong royong ini tidak hanya sekadar membersihkan fisik bangunan, namun juga memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tak akan luntur oleh terjangan badai maupun banjir. TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi sebagai saudara yang selalu ada saat rakyat tertimpa Musibah.












