Sungai Pidada Meluap, Babinsa Kopda Dafit Harianto Gerak Cepat Monitoring Banjir di Tiyuh Gunung Agung

Tulang Bawang Barat, Barometer99.com – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat sejak Rabu malam mengakibatkan Sungai Pidada meluap. Menanggapi situasi darurat ini, Babinsa Koramil 0412-01/Tulang Bawang Tengah, Kopda Dafit Harianto, langsung turun ke lokasi untuk melakukan monitoring dan penanganan dampak banjir di Tiyuh Gunung Agung, Kamis (8/1/2026).

Kronologi Kejadian, Hujan deras terpantau mulai mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (7/1) pukul 20.30 WIB dan bertahan hingga Kamis pagi. Akibat curah hujan yang kontinyu, debit air Sungai Pidada di area RK 4, yang merupakan batas wilayah antara Tiyuh Setia Agung dan Gunung Agung, tidak lagi mampu menampung volume air hingga meluap ke pemukiman warga.

Dampak Banjir, Puluhan Rumah dan Puluhan Hektar Lahan Terendam
Berdasarkan pendataan awal di lapangan, luapan air ini berdampak cukup signifikan terhadap aset dan mata pencaharian warga, Pemukiman, Kurang lebih 75 Kepala Keluarga (KK) melaporkan rumah mereka tergenang air.

Hingga ke Pertanian, Sekitar 20 hektar lahan tanaman padi darat dan singkong terendam, mengancam potensi gagal panen. Termasuk Peternakan, Sejumlah hewan ternak warga berupa kambing dan unggas (ayam/bebek) dilaporkan hanyut terbawa arus sungai yang deras.

“Alhamdulillah, meski kerugian materil cukup besar, hingga saat ini korban jiwa dinyatakan nihil,” ujar Kopda Dafit Harianto saat meninjau lokasi jembatan yang tergenang.

Langkah Tanggap Darurat, Sebagai bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, Kopda Dafit Harianto melakukan sejumlah langkah strategis, Berkoordinasi intensif dengan BPBD, pihak kecamatan, dan aparatur Tiyuh guna mempercepat bantuan.

Dirinya juga melakukan pengamanan Jalur, Membantu pengaturan lalu lintas bagi kendaraan yang nekat melintasi genangan air di area jembatan untuk mencegah kecelakaan. Ia juga Memberikan himbauan tegas kepada warga di sepanjang bantaran Sungai Pidada.

Baca Juga :  Kogabwilhan III Serahkan Bantuan 100 Sak Beras dan 100 Life Vest untuk Nelayan Sidangoli Dehe

“Kami meminta masyarakat tetap waspada dan siaga. Curah hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi. Utamakan keselamatan keluarga dan segera melapor jika debit air kembali naik,” pungkasnya.#red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *