Aceh Tamiang, Barometer99.com – Bencana alam yang terjadi, seperti curah hujan yang tinggi, banjir bandang hingga longsor yang terjadi di Sumatera dan menyebar di Kota ataupun Kabupaten pada akhir November 2025 mengakibatkan lumpuhnya fasilitas umum, rusaknya ribuan rumah masyarakat, hingga memakan korban jiwa. Kabupaten Aceh Tamiang adalah salah satu yang terdampak dan sampai pasca bencana alam yang terjadi saat ini masih mengalami kelumpuhan sehingga masyarakat belum dapat beraktivitas dengan normal.
Di penghujung akhir tahun 2025, Yonif TP 852/ABY Mendapatkan sebuah kesempatan dan kehormatan untuk melaksanakan Satgas Penanggulangan Bencana Alam di Aceh Tamiang sebagai perbantuan dalam pemulihan pasca bencana alam, seperti rekonstruksi, revitalisasi, membersihkan lingkungan di area yang terdampak hingga memberikan bantuan sosial kepada warga yang terdampak.
Pada 27 Desember 2025, sebanyak 310 Prajurit Abhinaya Dibawah Pimpinan langsung Danyonif TP 852/ABY, Letkol Inf Eko Damuna tiba di Aceh Tamiang untuk melaksanakan Satgas Gulbencal Aceh Tamiang. “Kita hadir disini bukan hanya sebatas tugas kehormatan, tetapi ini adalah juga bentuk pengabdian kami dan kemanusiaan yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati, tulus, ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab untuk membantu saudara-saudara kami di Aceh Tamiang yang terdampak bencana alam. Prajurit Abhinaya hadir untuk memulihkan Aceh Tamiang, mari bersama kita bangkit, bersama kita pulih” Ujar Danyonif TP 852/ABY. Yonif TP 852/ABY Hadir dan berkerja sama dengan Pemerintah setempat, Instansi, kedinasan terkait dan beberapa satuan lainnya dalam upaya memulihkan Aceh Tamiang.
Di saat bumi terguncang, persatuan menjadi penopang. Satu tangan menolong, seribu harapan tumbuh.












