Wujudkan Ekosistem Hijau, Dandim 0413/Bangka Tegaskan Komitmen TNI dalam Rehabilitasi Lahan Eks-Tambang

Babel, Barometer99.com – Komando Distrik Militer 0413/Bangka menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam melalui aksi nyata pemulihan lingkungan. Hal ini ditegaskan oleh Dandim 0413/Bangka, Kolonel Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo, S.I.P., M.H.I., saat menghadiri Pencanangan Rehabilitasi Lahan Eks-Tambang melalui Program Penanaman Sejuta Pohon di Bangka Belitung, Selasa (30/12/2025).

​Hadir mewakili Danrem 045/Garuda Jaya, Kolonel Inf Ikhsan Agung bergabung bersama jajaran Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung, termasuk Pj. Gubernur, Kapolda, dan Kajati. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Operasi Tertib Tambang Menumbing 2025 yang bertujuan menyeimbangkan aspek regulasi pertambangan dengan pemulihan ekosistem.

​Dalam keterangannya, Kolonel Inf Ikhsan Agung menekankan bahwa peran TNI bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga memastikan ketahanan lingkungan sebagai warisan bagi generasi penerus.

​”TNI berkomitmen penuh mendukung setiap langkah pemulihan lingkungan di Bangka Belitung. Penanaman sejuta pohon ini adalah langkah krusial. Kami tidak ingin ini berhenti di seremoni semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk menghijaukan kembali Bumi Serumpun Sebalai,” tegas Dandim.

​Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa rehabilitasi lahan pasca-tambang memerlukan perhatian khusus karena kondisi struktur tanah yang menantang. Oleh karena itu, TNI akan terus mengawal dan bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan bibit yang ditanam dapat tumbuh maksimal.

​”Melalui Operasi Tertib Tambang Menumbing 2025, kami mengajak seluruh pihak untuk memiliki kesadaran kolektif. Menjaga alam adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung,” tambah Kolonel Inf Ikhsan Agung.

​Kegiatan diakhiri dengan penanaman bibit pohon secara serentak oleh seluruh unsur pimpinan daerah di area lahan kritis yang telah disiapkan. Aksi ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antar instansi adalah kunci utama dalam mengatasi permasalahan lingkungan di wilayah bekas pertambangan.

Baca Juga :  Syukuran HUT Korpri Ke 54, Kodim 0808/Blitar Perkuat Profesionalisme Dan Integritas ASN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *