Presiden Prabowo Kumpulkan 150 Periset Terbaik di Istana
JAKARTA, Barometer99.com – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 150 periset terbaik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2026), dalam sebuah pertemuan yang menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi pemerintah dengan komunitas riset nasional.
Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama lahirnya inovasi dan terobosan yang akan menentukan daya saing Indonesia di masa depan. Karena itu, investasi pada sektor pendidikan, riset, dan inovasi harus terus diperkuat sebagai bagian dari strategi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Pertemuan tersebut menjadi forum dialog langsung antara Presiden dengan para peneliti untuk membahas arah pengembangan ekosistem riset nasional agar semakin produktif, berdaya saing, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Sebelum berdialog, Presiden meninjau beragam hasil riset dan inovasi karya anak bangsa yang dipamerkan di Istana Kepresidenan. Berbagai inovasi tersebut mencakup teknologi pendukung pembangunan Giant Sea Wall, pengembangan teknologi nuklir sebagai persiapan menuju Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), inovasi tabung Compressed Natural Gas (CNG) yang lebih efisien sebagai alternatif LPG, serta teknologi Foodguard untuk mendukung keamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, Presiden juga melihat berbagai inovasi di bidang ketahanan pangan, kemandirian energi, pengelolaan sampah, teknologi pertahanan, hingga solusi pendukung program pembangunan tiga juta rumah.
Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi ketika Presiden Prabowo memesan sepatu sekolah berbahan baku karet lokal hasil inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diproduksi dengan harga di bawah Rp80 ribu. Langkah tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap pemanfaatan hasil riset dalam negeri agar dapat diproduksi secara massal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong riset dan inovasi sebagai motor penggerak pembangunan nasional. Sinergi antara pemerintah, lembaga riset, perguruan tinggi, dan dunia industri diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan yang memperkuat daya saing Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.












