
Malang, Barometer99.com – Pembangunan jembatan penghubung antara Jalan Desa Donomulyo dan Desa Tempursari, Kabupaten Malang, menunjukkan progres signifikan. Hingga 24 Desember 2025, proyek infrastruktur strategis tersebut telah mencapai 80 persen pengerjaan. Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) optimistis jembatan ini dapat diselesaikan dan difungsikan pada akhir tahun 2025.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar pekerjaan konstruksi utama telah rampung, mulai dari pembangunan pondasi, struktur utama jembatan, hingga pemasangan balok dan lantai jembatan. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian akhir, seperti perapihan struktur, pengerjaan oprit jalan, pemasangan pagar pengaman, serta penyempurnaan akses jalan penghubung di kedua sisi jembatan.
Menurut keterangan Dinas PU Kabupaten Malang, progres yang telah mencapai 80 persen ini menunjukkan bahwa proyek berjalan sesuai dengan perencanaan.
“Secara teknis, pekerjaan utama sudah hampir selesai. Tinggal tahap finishing dan penguatan akses jalan. Kami menargetkan jembatan ini dapat selesai dan siap digunakan masyarakat pada akhir tahun,” ujar perwakilan Dinas PU.
Pembangunan jembatan ini memiliki peran penting bagi masyarakat Desa Donomulyo dan Tempursari. Selama ini, akses penghubung antar desa dinilai kurang memadai, sehingga sering menghambat aktivitas warga, khususnya dalam distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, serta mobilitas pelajar dan pekerja. Dengan hadirnya jembatan baru, jarak tempuh antarwilayah akan semakin singkat dan aman.

Antusiasme masyarakat terhadap pembangunan jembatan tersebut terlihat jelas. Warga berharap jembatan ini nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Selain itu, warga juga berharap kualitas pembangunan tetap dijaga agar jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang dan aman bagi semua pengguna.
Pemerintah desa setempat menyatakan dukungan penuh terhadap kelancaran proyek ini. Koordinasi antara pemerintah desa, pelaksana proyek, dan masyarakat terus dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan berarti, terutama menjelang tahap akhir pengerjaan.
Dengan progres yang telah mencapai 80 persen dan target penyelesaian di akhir tahun 2025, pembangunan jembatan penghubung Donomulyo–Tempursari diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan Kabupaten Malang.
Penulis : Eko Ratri












