Babel, Barometer99.com – Penyerahan Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) dan Pelepasan Gerak Jalan Tonting YWPJ dalam rangka memperingati Hari Juang Infanteri Ke-77 Tahun 2025 berlangsung di Lapangan Bola Air Bulin Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (16/12/2025). Peringatan kali ini mengusung tema, *“Mewujudkan Prajurit dan Satuan Infanteri Yang Prima, Bersama Dengan Rakyat Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AD”.*_
Kegiatan gerak jalan peleton pembawa simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya merupakan salah satu tradisi korps Infanteri dalam rangka napak tilas menyambut hari Juang Infanteri TNI AD yang jatuh pada tanggal 19 Desember 2025.
Adapun tujuannya adalah untuk mewujudkan jiwa korsa dan kebanggaan prajurit infanteri sebagai pasukan terdepan dalam setiap pertempuran, serta menanamkan nilai-nilai kejuangan, semangat pantang menyerah kepada prajurit TNI AD.
Upacara diawali dengan pembacaan lintas sejarah, dilanjutkan dengan penyerahan simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya, pembacaan amanat Jenderal Besar Soedirman, serta pengucapan Ikrar Korps Infanteri. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan Start Etape Pertama Tonting YWPJ yang secara resmi dilepas oleh Komandan Korem 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi.
Tonting YWPJ Kodam II/Sriwijaya Tahun 2025, diselenggarakan pada 16 hingga 19 Desember 2025 mendatang, dengan menempuh jarak sekitar 246 kilometer yang dibagi dalam 10 etape. Perjalanan dimulai dari Lapangan Bola Air Bulin, Bangka Barat, dan rencana Pasukan Tonting YWPJ ini, akan diiringi langsung di etape terakhir oleh Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. beserta PJU Kodam II/Sriwijaya, mulai dari Makorem 044/Gapo sampai dengan Lapangan Jasdam II/Sriwijaya.
Kegiatan ini diikuti oleh Batalyon-batalyon Infanteri sebagai pasukan inti, antara lain Yonif 141/AYJP, Yonif 147/KGJ, Yonif TP 845/KS, Yonif TP 846/KS, Yonif TP 893/KBK, Yonif TP 894/PB, dan Yonif TP 895/KC.
Danrem 045/Gaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa peleton pembawa simbol yudha wastu pramuka jaya harus benar-benar memahami makna dan esensi dari kegiatan ini, serta menyadari sepenuhnya bahwa apa yang kita lakukan dalam kegiatan ini belum seberapa bila dibandingkan dengan pengorbanan para pejuang pendahulu bangsa indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa sebagai generasi penerus Bangsa, seluruh prajurit TNI, khususnya korps Infanteri untuk senantiasa mengasah kemampuan, meningkatkan semangat patriotisme, kedisiplinan, kejujuran, jiwa korsa dan etos kerja guna memberikan yang terbaik, hanya yang terbaik kepada masyarakat, Bangsa dan Negara.
”Para pejuangan telah berjuang tanpa pamrih, meneteskan keringat, darah dan air mata, rela mengorbankan harta benda, jiwa raganya dan segala-galanya demi kemerdekaan,” tegas Danrem.












