Polda Sumsel Edukasi Keamanan di Pasar Cinde dan Megahria Jelang Lebaran

Polisi Sosialisasi Kamtibmas di Pusat Belanja Palembang

Palembang, Barometer99.com — Personel Subsatgas Preemtif Binmas Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Pasar Cinde dan Pusat Perbelanjaan Megahria Palembang, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang bertujuan memperkuat keamanan di pusat keramaian selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H.

Personel Binmas menyampaikan imbauan langsung kepada pedagang, pengunjung, juru parkir, dan petugas keamanan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal di kawasan pasar dan pusat perbelanjaan.

Tim Subsatgas Preemtif Binmas yang bertugas dipimpin oleh AKP Agus Sahfudin bersama empat personel lainnya.

Petugas bergerak secara simultan di dua lokasi untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang beraktivitas di pusat keramaian Kota Palembang.

Di Pasar Cinde, petugas memberikan edukasi kepada pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar serta tetap menjaga ketertiban lingkungan pasar.

Selain itu, pengunjung diimbau untuk tidak mengenakan perhiasan secara berlebihan dan selalu memperhatikan barang bawaan saat berada di keramaian.

Petugas juga memberikan imbauan kepada juru parkir untuk lebih waspada terhadap potensi pencurian kendaraan.

Juru parkir diminta memastikan kendaraan yang ditinggalkan pengunjung dalam kondisi terkunci serta menata parkir dengan tertib agar tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar pasar.

Sementara itu di Pusat Perbelanjaan Megahria, personel Binmas memberikan edukasi kepada petugas keamanan agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pengunjung.

Petugas keamanan juga diingatkan untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan seperti pencopetan dan pencurian di kawasan pusat perbelanjaan.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa kegiatan preemtif merupakan bagian penting dalam strategi pengamanan Operasi Ketupat Musi 2026.

Baca Juga :  Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polda Sumsel Ringkus Pelaku Pencabulan di Palembang

Menurutnya, pendekatan edukasi kepada masyarakat menjadi langkah efektif untuk mencegah terjadinya tindak kriminal di pusat keramaian.

“Operasi Ketupat Musi tidak hanya fokus pada pengamanan jalur mudik, tetapi juga memastikan keamanan masyarakat di pasar dan pusat perbelanjaan selama Ramadan dan Lebaran,” ujar Sandi Nugroho.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan bersama.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi kamtibmas agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman selama Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pusat keramaian untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, tidak membawa barang berharga secara berlebihan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Melalui kegiatan preemtif tersebut, Polda Sumsel berharap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *