ACEH TAMIANG, Barometer99.com – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., kembali melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak banjir di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (20/02/2026) sekira pukul 12.30 WIB.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat pemulihan pascabanjir serta memastikan pembangunan hunian tetap yang dilaksanakan oleh Polri berjalan sesuai target.
Shalat Jumat dan Dialog Bersama Warga
Setibanya di lokasi, Kapolda Aceh terlebih dahulu menunaikan Shalat Jumat bersama masyarakat setempat. Usai ibadah, Kapolda bersama jajaran Polres Aceh Tamiang mengikuti musyawarah dengan warga untuk mendengarkan aspirasi serta masukan terkait progres pembangunan Huntap.
Tinjau Progres Pembangunan di Lapangan
Kapolda Aceh kemudian meninjau langsung lokasi pembangunan hunian tetap guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai tahapan. Dalam kesempatan itu, Kapolda didampingi Dansat Brimob Kombes Pol Zuhdi Batubara, S.I.K., Karo Log Kombes Pol Didi Wahyudi, S.I.K., M.M., Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, S.H., M.H., serta Kapolsek Kejuruan Muda AKP Aulia Budiman.
“Peninjauan ini bertujuan memastikan proses pembangunan 150 unit hunian tetap yang berdiri di atas lahan seluas 7,5 hektare berjalan lancar,” ujar Kapolda.
Menurutnya, progres pemerataan lahan saat ini telah mencapai 80 persen, sementara progres pembangunan fisik bangunan berada pada angka 45 persen.
Bahu Membahu Siang-Malam
Kapolda Aceh menjelaskan bahwa pemerataan lahan dilakukan secara bergotong-royong oleh personel di lapangan, mulai pagi, siang, hingga malam hari, dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 45 hari.
Ia berharap dukungan dan doa dari seluruh pihak agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan selesai sesuai target.
“Targetnya sampai bulan Mei. Jika memungkinkan, sehabis Lebaran atau menjelang Hari Raya Idul Adha sudah masuk tahap finishing,” ungkapnya.
Harapan untuk Pemulihan Warga
Kapolda Aceh menegaskan bahwa percepatan pembangunan Huntap ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan masyarakat terdampak banjir dapat segera menempati rumah yang layak.
“Diharapkan, dengan selesainya pembangunan hunian tetap ini, masyarakat dapat memulai kembali kehidupan secara normal,” tambah Irjen Pol. Marzuki.












