Aceh Utara, Barometer99.com – Upaya pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Utara terus menunjukkan progres yang nyata melalui kolaborasi lintas satuan. Babinsa Koramil 29/LKH, Serda Ardan Kodim 0103/Aceh Utara, melaksanakan pendampingan intensif terhadap operasional alat berat milik Yonzipur 5/ABW dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Desa Bukit Linteng, Kecamatan Langkahan. Jumat (13/2/2026).
Di lapangan, sinergi alat berat bekerja secara masif untuk membuka kembali akses yang sempat terisolasi. Sebanyak enam unit alat berat dikerahkan, terdiri dari dua unit dozer dan dua unit beko dari BNPB, serta dua unit beko capit spesialis milik Yonzipur 5/ABW. Seluruhnya beroperasi menyingkirkan batang kayu berukuran besar yang menutup lahan perkebunan serta mengeruk lumpur tebal yang menimbun jalan utama desa.
Pemanfaatan beko capit Yonzipur 5/ABW menjadi kunci percepatan evakuasi kayu-kayu raksasa yang sulit dipindahkan secara manual. Babinsa Serda Ardan bersama perangkat Desa Bukit Linteng terus memantau titik-titik krusial agar pembersihan merata hingga ke pelosok dusun. Kehadiran alat berat dengan slogan “Negara Hadir Untuk Rakyat” memberikan semangat dan harapan baru bagi warga untuk kembali beraktivitas, khususnya di sektor pertanian.
Di sela kegiatan, Serda Ardan menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan komitmen TNI memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan berjalan maksimal. Warga setempat menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut, karena tanpa beko capit mustahil membersihkan kebun yang tertimbun material banjir. Bantuan ini dinilai sangat meringankan beban ekonomi warga yang sempat terhenti akibat bencana.
Seluruh rangkaian pembersihan yang berlangsung hingga pukul 17.00 WIB berjalan aman dan lancar. Dengan pulihnya akses jalan serta bersihnya lahan perkebunan dari sisa material, warga Desa Bukit Linteng mulai kembali beraktivitas secara bertahap. Sinergi Koramil 29/LKH, Yonzipur 5/ABW, dan BNPB menjadi bukti bahwa penanganan pascabencana yang terintegrasi adalah kunci utama percepatan pemulihan wilayah.












