Emosi Tak Kirimkan Uang Remon Rp10 Juta, Rizka Bunuh Brigadir Esco

Mataram, Barometer99.com- Fakta mengejutkan terungkap dalam sidang perdana kasus dugaan pembunuhan Brigadir Esco Faska Rely di Pengadilan Negeri Mataram, Selasa, 10/2/2026.

Jaksa penuntut umum mengungkap adanya tekanan permintaan uang Rp10 juta yang diduga menjadi pemicu konflik serius sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan digelar secara terpisah terhadap para terdakwa.

Brigadir Riska Sintiyani menjadi terdakwa pertama yang menjalani persidangan, disusul empat terdakwa lainnya dalam perkara yang sama.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa Muthmainnah dan Ni Made Saptini, terungkap bahwa Brigadir Riska berulang kali menghubungi korban untuk menagih uang remon senilai Rp10 juta.

Upaya tersebut dilakukan melalui pesan WhatsApp hingga panggilan telepon yang intens.

Pada 19 Agustus 2025 sekitar pukul 15.00 Wita, terdakwa mengirim pesan kepada korban dengan kalimat yang pada intinya mempertanyakan kapan uang Rp10 juta tersebut ditransfer,” ungkap jaksa dalam persidangan.

Namun, pesan tersebut tidak mendapat respons. Tak berhenti di situ, terdakwa disebut terus menghubungi korban berkali-kali, bahkan menelepon rekan kerja korban agar menyampaikan pesan tersebut.

Setelah serangkaian panggilan tak terjawab, korban akhirnya merespons singkat dan menyatakan akan segera mengirimkan uang.

Jaksa menegaskan, keterlambatan pengiriman uang itu memicu emosi terdakwa.

“Terdakwa dalam kondisi emosi karena korban belum mengirimkan uang, bahkan meminta dana sebesar Rp2,7 juta yang disebut akan digunakan untuk membayar bunga pegadaian,” kata Ni Made Saptini di hadapan majelis hakim.

Tekanan tak hanya dilakukan lewat komunikasi digital. Jaksa juga mengungkap bahwa Brigadir Riska sempat mendatangi Polsek Sekotong, lokasi tempat korban bertugas, untuk mencari korban secara langsung. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil karena korban tidak berada di lokasi.

Baca Juga :  Koramil 02/Kuta Makmur Terima Titipan Bantuan DPR RI untuk Korban Banjir di Aceh

Sidang kasus pembunuhan Brigadir Esco Faska Rely ini menyedot perhatian publik karena membuka dugaan kuat bahwa persoalan uang dan tekanan finansial menjadi salah satu latar belakang konflik yang berujung pada hilangnya nyawa seorang anggota Polri. (**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *