Palembang, Barometer99.com, 09 Februari 2025 — Di tengah derasnya arus informasi dan kompetisi antarplatform digital, Pimpinan Media Barometer99, Yuli Lesmana, menyampaikan pesan berbeda dalam momentum Hari Pers Nasional 2025. Bukan hanya ucapan selamat, tetapi seruan agar pers kembali pada jati dirinya sebagai penjaga akal sehat bangsa.
Menurut Yuli, tantangan terbesar dunia pers saat ini bukan sekadar adaptasi teknologi atau kecepatan informasi, tetapi bagaimana media tetap berpihak pada kebenaran di tengah banjir disinformasi dan polarisasi publik yang semakin kompleks.
“Pers hari ini bukan hanya menyampaikan kabar, tetapi menjaga masyarakat tetap kritis, tenang, dan rasional. Itu tanggung jawab yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.
Berangkat dari tema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Barometer99 menafsirkan “pers sehat” sebagai media yang berani menolak tekanan, tidak tunduk pada kepentingan sempit, serta mampu mempertahankan kualitas jurnalisme di era klik dan algoritma.
Barometer99 menegaskan bahwa media harus mampu menjadi benteng terakhir ketika ruang publik dipenuhi opini yang mengaburkan fakta. Karena itu, Yuli memastikan redaksi Barometer99 akan terus memperkuat liputan mendalam, akurasi data, dan independensi pemberitaan sebagai standar utama.
“Selamat Hari Pers Nasional. Kami percaya pers yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kuat pula. Saat media sehat, bangsa pun memiliki pijakan yang kokoh,” kata Yuli.
Dalam peringatan HPN 2025 ini, Barometer99 tidak hanya memberi apresiasi kepada insan pers, tetapi juga mengajak seluruh media untuk kembali pada esensi: memperjuangkan kebenaran dan mencerdaskan publik, bukan sekadar berlomba menjadi yang tercepat.*












