Tawuran Antar Warga kembali Terjadi, Memakan Korban

Palembabg, Barometer99.com – Tawuran antar warga kembali terjadi dan memakan korban, kejadian yang berlangsung pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, di Jalan. Panca Usaha, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kertapati Palembang.

Korban bernama AR, (14 Tahun) warga lr. Terusan 1, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kertapati Palembang. Diketahui korban AR juga masih duduk di kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP/red). Sampai saat berita ini diturunkan pada Sabtu dini hari, korban masih dalam perawatan di IGD RSUD Palembang Bari dengan kondisi yang lemah dikarenakan banyak kehabisan darah.

Berdasarkan keterangan salah satu teman korban yang tidak ingin diketahui namanya, yang mengantarkan korban ke RSUD Palembang Bari di Jalan. Panca Usaha, pada Sabtu dini hari, ” tadi kawan kami AZ di bacok dengan senjata jenis celurit yang telah di modifikasi, dan sudah di bacoknyo korban nyampak terus bersimbah darah kak “. Ditambahkan ” pelaku yang berjumlah sekitar 20 orang kabur melarikan diri, kemudian kami panik dan berusaha mencari pertolongan pertama dengan membalut kepala korban dengan baju, sambil mencari pertolongan, namun banyak pengendara mobil dan motor enggan menolong, sampai akhirnya lewat salah satu pemotor yang mau membantu membawa kami kerumah sakit bari dan langsung di antar ke ruang IGD “. Tutupnya.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Dr. Maya Fitriani, yang menangani korban bersama tim perawat RSUD Palembang Bari, menyampaikan bahwa ” Korban AZ, Mengalami luka bacokan senjata tajam, dibagian kepala sekitar 18cm, sayatan di pergelangan tangan kiri serta ibu jari, dan tadi ada temannya yang mengantarkan, kemudian pergi begitu saja, korban banyak mengeluarkan darah, dan dalam kondisi lemah, saat ini juga kami masih melakukan perawatan secara intensi, serta kami juga menunggu kedatangan keluarga korban “. Tutupnya.

Baca Juga :  Sambut Bulan Suci Ramadhan Yonif 2 Marinir TNI AL Gelar Doa Bersama dan Tausiyah Serta Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Berdasarkan keterangan dari warga sekitar yang kami temui mengatakan bahwa, ” kejadian seperti ini tidak membuat kami terkejut, karena walaupun telah kami lakukan pelarangan, terkadang masih saja di gunakan oleh oknum-oknum ini untuk tawuran. Harapan kami kedepannya, kepada pihak Kepolisian / TNI, untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan, agar kedepannya tidak terjadi lagi yang seperti ini. ” tutupnya.

Qrfrdyn.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *