Jakarta, Barometer99.com — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa kinerja, dedikasi, dan pengabdian prajurit serta PNS TNI Angkatan Darat dihargai secara nyata melalui pemberangkatan ibadah umroh dan ziarah rohani sebagai bentuk apresiasi pimpinan Angkatan Darat.
Hal tersebut disampaikan Kasad dalam sambutannya saat melepas jamaah Umroh dan ziarah rohani penghargaan Kasad yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (4/2/2026).
“Kita menghargai kinerja dan prestasi anggota dengan memberangkatkan mereka melaksanakan ibadah umroh. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini dapat menambah semangat dalam bekerja sekaligus meningkatkan kualitas ibadah (mereka),” ujar Kasad.
Kasad menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah yang baik diharapkan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pribadi prajurit, tetapi juga dalam pembinaan keluarga. Ia menegaskan bahwa program pemberangkatan umroh dan ziarah rohani ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan dedikasi personel jajaran Angkatan Darat.
Kasad juga mengajak seluruh prajurit dan PNS TNI AD menjadikan ibadah sebagai landasan moral dan spiritual dalam setiap pelaksanaan tugas. Kepada para calon jamaah, Kasad berpesan agar senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, serta mendoakan TNI Angkatan Darat agar selalu diberikan kekuatan dan keselamatan dalam mengemban tugas menjaga kedaulatan negara.
Kegiatan yang menjadi momentum penguatan keimanan dan ketakwaan prajurit serta PNS TNI AD, sekaligus refleksi spiritual untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara ini, dihadirkan penceramah, KH. Muhammad Cholil Nafis, Lc., M.A., Ph.D., yang menyampaikan tausiah tentang pentingnya ketaatan menjalankan perintah Allah SWT, khususnya sholat lima waktu, sebagai penopang keseimbangan kehidupan.
Di tahun 2026, TNI Angkatan Darat memberangkatkan 395 calon jamaah umroh serta 35 peserta ziarah rohani dari berbagai satuan jajaran Angkatan Darat. Sementara sebelumnya di tahun 2025, TNI AD juga telah memberangkatkan 299 jamaah umroh penghargaan Kasad. *(Dispenad)*
Berita Terkait
Sambut HUT Kavaleri Angkatan Darat, Prajurit Yonkav 6/NK melaksanakan Karya Bhakti bersama Masyarakat di wilayah Asam Kumbang Asam Kumbang, Medan – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI dan atas perintah Pangdam I/BB serta dalan rangka rangkaian kegiatan Hut Kav ke 76, Yonkav 6/NK melaksanakan Karya Bhakti bersama masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat melalui kegiatan yang bersifat sosial, seperti pembersihan lingkungan dan perbaikan fasilitas umum. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat setempat. Selain itu, karya bakti bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Keterlibatan langsung prajurit TNI bersama masyarakat dalam setiap kegiatan mencerminkan bahwa TNI senantiasa hadir dan menyatu dengan rakyat.(31/01/26) Karya bakti yang dilaksanakan melibatkan prajurit secara langsung bersama masyarakat setempat dengan sasaran pembersihan yaitu Masjid Darussalam, Gereja GKBP, serta parit dan selokan di sekitar Jln. Bunga Raya, Kel. Asam Kumbang, Kec. Medan Selayang. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pelaksanaan karya bakti dalam rangka HUT Kavad mencerminkan nilai-nilai luhur Kavaleri, yaitu semangat juang, disiplin, dan loyalitas yang diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah warga tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. Hal ini sejalan dengan peran TNI sebagai alat pertahanan negara yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, Danyonkav 6/NK, Letkol Kav Adzan Marjohan Nasution, S. H., M. M., M. Tr. Mil., juga menekankan,”Kegiatan karya bakti ini juga menjadi sarana pembinaan teritorial bagi prajurit. Melalui interaksi yang harmonis dengan warga, prajurit dilatih untuk peka terhadap kondisi sosial di wilayah binaan serta mampu berkontribusi positif dalam membantu mengatasi berbagai permasalahan di lingkungan sekitar.” Kegiatan ini sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial dan jiwa pengabdian dalam diri setiap prajurit.
Post Views: 12