Sorong, Papua Barat Daya, Barometer99.com — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali mengerahkan unsur lautnya untuk mendukung penanganan bencana alam di wilayah Maluku Utara. Menggunakan KRI Tatihu-835, bantuan logistik kembali diberangkatkan menuju Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Barat dari Dermaga Mako Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XIV Sorong, Rabu (28/01/2026).
Pemberangkatan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral XIV, Laksamana Muda TNI Djatmoko. Kegiatan ini menjadi bagian dari respons cepat TNI AL dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan aman dan tepat sasaran melalui jalur laut.
Sebelum kapal bertolak, Komandan Kodaeral XIV bersama perwakilan instansi pemerintah dan mitra swasta melaksanakan peninjauan langsung ke atas KRI Tatihu-835. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan kapal serta keamanan seluruh logistik yang dibawa, mengingat perjalanan lintas laut menuju wilayah Halmahera membutuhkan perencanaan dan pengamanan yang matang.
Bantuan yang dimuat ke dalam kapal terdiri dari kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat yang dibutuhkan masyarakat di lokasi bencana. Seluruh logistik tersebut selanjutnya akan disalurkan melalui posko bantuan setibanya kapal di Halmahera Utara dan Halmahera Barat, guna mendukung pemenuhan kebutuhan warga serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Pada kesempatan tersebut, Laksamana Muda TNI Djatmoko secara resmi menyerahkan bantuan kepada Komandan KRI Tatihu-835, Mayor Laut (P) Dedimus Erick Pow. Penyerahan dilakukan di sisi lambung kapal sebagai simbol dimulainya misi kemanusiaan yang diemban oleh unsur laut TNI AL dalam operasi Bawah Kendali Operasi (BKO) Gugus Keamanan Laut Koarmada III.
Komandan Kodaeral XIV menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL dalam pengiriman bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus panggilan kemanusiaan. Menurutnya, kehadiran TNI AL di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada pengamanan wilayah perairan dan penjagaan kedaulatan, tetapi juga harus dirasakan melalui aksi nyata saat masyarakat menghadapi situasi darurat.
“Misi kemanusiaan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut agar seluruh jajaran TNI AL senantiasa hadir membantu masyarakat, terutama di wilayah kepulauan yang membutuhkan dukungan logistik melalui jalur laut,” ujarnya.
Kegiatan pelepasan bantuan ini turut dihadiri oleh Wakil Komandan Kodaeral XIV Laksamana Pertama TNI Tommy Herlambang, para pejabat utama dan komandan satuan jajaran Kodaeral XIV, unsur Koarmada III, Pasmar 3, serta perwakilan dari berbagai instansi dan perusahaan, di antaranya SKK Migas Papua Maluku, Petrogas Basin Ltd, Pertamina EP, PT IPP, BRI Kota Sorong, dan instansi terkait lainnya.
Dengan kembali diberangkatkannya bantuan logistik ini, TNI AL berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana di Halmahera serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan sektor swasta dalam penanganan bencana di wilayah kepulauan Indonesia.
(Tim/Red)












