Akses Terbuka, Yonzipur 2/SG Kodam II/Sriwijaya Tuntaskan Pembangunan Jembatan Bailey Sungai Lasi untuk Rakyat Pasaman

Sumsel, Barometer99.com – Sinergi antara TNI AD dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali membuahkan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Sumatera Barat. Sebanyak 24 prajurit terampil dari Yonzipur 2/SG Kodam II/Sriwijaya, di bawah pimpinan Letda Czi Asri Lubis, telah berhasil merampungkan pembangunan Jembatan Bailey Sungai Lasi yang terletak di Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman. Jembatan ini diresmikan secara resmi pada hari ini, Minggu, 25 Januari 2026, menandai babak baru bagi konektivitas antarwilayah di daerah tersebut.

Peresmian jembatan secara resmi oleh Bupati Pasaman Welly Suheri, yang dihadiri oleh Kalaksa BPD Prov. Sumbar Eny, Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf Darmawan, H.W., dan Forkopimda Pasaman serta Tokoh masyarakat dan Warga Mapat Tunggul.

​Kehadiran jembatan sepanjang 30 meter dengan tipe 2-1 ini menjadi solusi krusial dalam menghubungkan ruas jalan Muaro Tais menuju Kampung Tongah yang sebelumnya sulit diakses. Dengan lebar jembatan mencapai 4,55 meter, struktur ini dirancang kokoh menggunakan material inventaris Balai Jalan Pelaksanaan Nasional Kementerian PU. Keberhasilan pembangunan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh kekuatan bantuan dari Yonif TP 844/KB, Bekangdam XX/TIB, Kesdam XX/TIB, serta koordinasi intensif dengan Babinsa Koramil setempat.

​Fokus utama dari selesainya proyek ini adalah percepatan distribusi logistik yang selama ini menjadi tantangan bagi warga setempat. Dengan adanya jembatan ini, kendaraan pengangkut hasil bumi dan pasokan kebutuhan pokok kini dapat melintas dengan lebih efisien tanpa kendala. Hal ini secara langsung berdampak pada stabilitas distribusi kebutuhan masyarakat di Mapat Tunggul.

​Selain menjadi urat nadi ekonomi, Jembatan Sungai Lasi berperan penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat. Anak-anak sekolah, pekerja, dan warga yang ingin mengakses layanan kesehatan kini memiliki jalur yang aman dan layak. Kemudahan mobilitas ini tidak hanya memangkas waktu tempuh, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan interaksi sosial dan kegiatan rutin mereka yang sebelumnya sangat bergantung pada kondisi alam.

Baca Juga :  Stok Beras dan Bapokting Aman: Polda Maluku Gandeng Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan, Imbau Warga Tidak Panik Menjelang Nataru

Danyonzipur 2/SG ​Letkol Czi Aji Setyawan, S.H., M.I.P. menyampaikan bahwa pengerjaan jembatan ini telah mencapai progres 100% dengan standar keamanan yang ketat. Keterlibatan prajurit Yonzipur 2/SG dalam proyek ini merupakan bentuk pengabdian TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terdampak bencana. Kerja sama lintas sektoral ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara militer dan kementerian teknis mampu memberikan dampak bagi kualitas hidup orang banyak.

​Dengan diresmikannya Jembatan Bailey ini, diharapkan masyarakat dapat menjaga dan merawat aset infrastruktur tersebut dengan baik. Pemerintah daerah dan TNI berkomitmen untuk terus memantau pemanfaatan jembatan ini agar manfaatnya dapat dirasakan demi kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *