371 Mahasiswa Uniqbu Ikut Wisudah, Rata-Rata Nilai IPK Yang Diwisudakan Capai 3,33

Buru,Maluku, Barometer99.com – 371 mahasiswa Universitas Iqra Buru (Uniqbu) ikut wisuda yang digelar di Gedung Auditorium Abdurahman Tukuboya Universitas Iqra Buru, Jalan Prof. Dr. Hi. A. R. Basalamah, Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Sabtu (30/8/2025).

371 mahasiswa yang diwisudakan
angkatan XIX Uniqbu Tahun Akademik 2025-2026 berlangsung meriah.

Dari 371 mahasiswa yang wisudakan diantaranya adalah Fakultas Ekonomi 75 orang, FKIP 103 orang dan Fakultas Agama Islam (FAI) 46 orang.

Kemudian, Fakultas Hukum 36 orang, Fakultas Teknik 54 orang, Fakultas Sastra 14 orang, serta Fakultas Perikanan 26 orang, dan Fakultas Pertanian dan Kehutanan 17.

Selanjutnya Rektor Uniqbu Dr. Mohammad Sehol mengatakan, secara akademik rata-rata IPK lulusan untuk mahasiswa yang diwisuda hari ini adalah 3,33. Capaian ini baru pertama kali terjadi sepanjang pelaksanaan Wisuda Uniqbu.

Lulusan ini telah menambah jumlah alumni sebanyak 4621. Jumlah ini jika ditambah dengan alumni tatkala masih berkiprah sebagai UMI Buru dari Tahun 2000 sampai 2003, maka totalnya sebanyak 6768 alumni, yang semuanya telah bekerja di berbagai sektor di seluruh Indonesia,” kata Rektor.

BACA JUGA :  Dandim 1802/Sorong Hadiri kegiatan Gelar Pasukan dan Upacara Pembukaan Latihan Penanggulangan Bencana Alam

Ia menjelaskan, sejak awal berdiri, Uniqbu telah membangun kerjasama yang makin baik dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru dan Buru Selatan di bidang tridharma. Komitmen daya dukung terhadap infrastruktur Uniqbu sudah dilakukan oleh Pemkab Buru sejak awal pendirian Uniqbu.

Kemudian dengan Pemkab Buru Selatan kerjasama diorientasikan pada peningkatan SDM Kabupaten Buru Selatan, sama halnya kerjasama dengan pihak-pihak eksternal lainnya.

Ia menyebutkan, salah satu alumni Uniqbu, selaku anggota DPRD Buru dari Partai Gerindra Muhammad Rustam Fadli Tukuboya cukup rutin memberikan dukungan Pembangunan infrastruktur Uniqbu. Begitu juga dengan beberapa anggota DPRD Buru lainnya yang tak bisa disebutkan satu per satu.

“Semoga kedepan, sinergi dengan stakeholder akan lebih ditingkatkan lagi, terutama dengan pihak Pemprov Maluku maupun pihak lainnya,” ucap Rektor.

Pada kesempatan itu, Rektor menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI 12), Pemkab Buru dan Buru Selatan, atas segala perhatian, dukungan, dan supportnya hingga saat ini.

BACA JUGA :  Penutupan Apel Dansat Tersebar Divif 2 Kostrad TA. 2022

Juga, memberikan apresiasi kepada seluruh komponen civitas akademika Uniqbu, khususnya jajaran rektorat, fakultas, lembaga, dosen, pegawai, mahasiswa, serta pembina dan pimpinan beserta selur komponen Yayasan Muslim Buru atas semua sinergi dan kontribusi selama ini.

“Pesan kami kepada wisudawan, jadilah sarjana cendekia, memiliki kerendahan hati, menempatkan diri di mana kita berada, dan selalu memiliki kecerdasan berpikir. Jaga integritas dan kejujuran sebagai modal utama menjadi baik. Jangan pernah sombong dan tinggi hati karena sifat-sifat itu menjatuhkan kalian sendiri. Dan jangan pernah menghalalkan segala cara untuk mencapai apa yang diinginkan,” harap Rektor.

Lanjutnya menjadi sarjana bukanlah hal mudah, tidak semua orang tua memiliki kesempatan mengantarkan anaknya menjadi sarjana. Maka dari itu, marilah kita bersyukur kepada Allah SWT, atas nikmat ini. Kesuksesan para wisudawan hari ini, adalah buah dari perjuangan panjang kedua orang tua, jangan lupakan jasa dan jerih payah orang tua, yang mengantarkan anda menjadi sarjana, bahagiakan mereka, dan doakan mereka.

BACA JUGA :  Command Center jadi Pusat Layanan Informasi dan Data, Sekda NTB : Rumah Bersama Membangun NTB

“Terima kasih kepada orang tua wisudawan, yang telah mempercayakan putra-putrinya, untuk dididik di Uniqbu, maafkan kami kalau lembaga ini belum bisa memenuhi semua harapan dan keinginan bapak ibu,” tandasnya.

Rektor berharap, untuk wisudwan yang sebentar lagi menjadi alumni Uniqbu, agar dapat memberikan pencerahan dan perubahan di dalam masyarakat.

“Ukuran kesuksesan seorang alumni, bukan pada seberapa tinggi jabatan yang disandang, rumah dan kendaraan mewah, tetapi ukuran keberhasilan seorang alumni, saat dirinya senantiasa berpegang pada nilai-nilai religius yang dianutnya, mampu menjaga idealisme, integritas, harga dirinya, dan kehormatan almamater, di tengah masyarakat, dan tetaplah belajar. Dan terus mensosilisasikan lembaga ini sebagai lembaga yang mencerahkan,” pungkas Rektor. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *