Banda Aceh, Barometer99.com – Kapolda Aceh Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah menerima penghargaan sebagai Inisiator Program UMKM Aman dan Kreatif pada Malam Penganugerahan Serambi Ekraf 2025 yang berlangsung di Hall The Pade Hotel, Banda Aceh, Jumat malam (29/8/2025).
Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Kapolda Aceh dalam menghadirkan program yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui program tersebut, Polda Aceh dinilai berhasil menghadirkan suasana usaha yang aman, tertib, sekaligus mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi pelaku UMKM di daerah.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut bukan hanya miliknya, melainkan hasil kerja sama antara jajaran Polda Aceh, pemerintah daerah, serta masyarakat dan pelaku UMKM.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh jajaran Polda Aceh dan masyarakat. Polri hadir untuk menjamin rasa aman, sementara kreativitas dan inovasi ada di tangan para pelaku UMKM. Jika keduanya bersinergi, maka ekonomi rakyat akan tumbuh lebih baik,” ujar Kapolda Aceh.
Ia menambahkan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian rakyat Aceh. Oleh karena itu, kolaborasi antara semua pihak sangat dibutuhkan agar sektor ini dapat berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan penghargaan tersebut, Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan program-program inovatif yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.
Malam penganugerahan Serambi Ekraf 2025 yang mengusung tema “Menghargai Karya, Memajukan Bangsa” turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Ekraf RI Teuku Riefky Harsya, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal, Kajati Aceh Yudi Triadi, unsur forkopimda Aceh, para kepala daerah, serta ketua DPRK dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Redaksi