Pemkot Palembang Gelar Rakor Evaluasi Pajak 2022, Sekaligus Optimalisasi Capaian Pajak 2023

Herly Kurniawan, Kepala Bapenda Kota Palembang saat memaparkan laporan Pajak Daerah Kota Palembang, (foto.Yon)

Barometer99- PALEMBANG,- Surplusnya target pajak pada tahun 2022 membuat walikota Palembang optimis tahun 2023 capaian pajak akan lebih baik lagi, Sehingga Pada Tahun 2023 target penerimaan pajak daerah kota Palembang naik menjadi sebesar Rp. 1.239.737.000.000,-.

Sebelumnya hingga 31 Desember tahun 2022 target pajak Rp. 1 Triliun 80 Miliar terealisasi Rp. 1 Triliun 172 Miliar artinya mengalami Surplus sekitar 8 Persen. Selasa (24/01/2023).

Untuk itu, Pemerintah Kota Palembang  menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Pencapaian Target Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2022 dan Optimalisasi Penerimaan Pendapatan Daerah Tahun 2023 yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa. Dihadiri oleh Ketua DPRD kota Palembang Zainal Abidin, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib, Kodim 0418 Kolonel Inf Sumarlin Marzuki dan perwakilan Kejari Palembang.

Kepala Bapenda Kota Palembang Herly Kurniawan mengatakan beberapa hal yang menjadi kendala sehingga ada 4 jenis Pajak dari 11 jenis pajak yang capaian dibawah 100 persen. Namun dibandingkan pada tahun sebelumnya capaian Tahun ini jauh lebih baik.

“Seperti Pajak Hotel hanya 95 persen, Pajak Reklame 89 persen, pajak penerangan jalan dihasilkan sendiri (non PLN), dan PBB hanya 97 persen,”ungkap Herly.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2022 beberapa hal mengalami kendala sehingga capaian targetnya tidak 100 persen.

“Seperti pajak hotel terkendala oleh Pandemi sehingga adanya peraturan terkait PPKM, Sedangkan Pajak Reklame beberapa potensi Pajak tidak dipungut seperti Reklame Organisasi atau individu namun di pasang ditempat strategis, sedangkan Pajak Penerangan Lampu Jalan yang dihasilkan sendiri terkendala adanya Keputusan MK yang meragukan para wajib pajak dan PBB terkendala wajib pajak berpenghasilan rendah, kedua tanah bersengketa dan ketiga objek pajak tidak jelas misalnya objeknya ada sedangkan Wajib Pajaknya tidak jelas,”paparnya.

Ia berharap agar kendala tersebut merupakan masalah bersama agar bersama-sama mencarikan solusinya.

“Inikan masalah kita bersama agar para stakeholder yang sudah hadir disini turut memberikan masukan,”katanya.

Sementara Walikota Palembang Harnojoyo merasa pada tahun 2023 optimis capaian pajak akan terealisasi karena beberapa yang menjadi kendala tersebut sebagai pelajaran.

“Kita bersyukur atas capaiannya awal tahun 2023 rasionya sudah 7 persen ini awal yang baik, dengan pelajaran kita tahun 2022 inilah menjadi tugas dari pada Bapenda untuk memaksimalkan lagi pengkajian dan sebagainya,”ucap Walikota Palembang.

Penulis: Yon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *