Cegah Tawuran Jelang Libur Nataru, Kapolsek Manyar Intensif Berdialog ke Pelajar SMK Islamic Qon

 

GRESIK – Polsek Manyar terus melakukan upaya pencegahan terjadinya gesekan antar kelompok pemuda dengan melibatkan peran aktif guru dan kepala sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA).

Aksi tawuran antar kelompok pemuda diluar wilayah Kecamatan Manyar mengundang keprihatinan masyarakat pada umumnya, terlebih para orang tua yang memiliki anak usia belasan tahun.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno melakukan langkah pencegahan dengan mendatangi sekolah lanjutan tingkat atas.

“Kami tidak ingin saat nanti razia pengamanan malam tahun baru, ada pelajar SMK Islamic Qon terjaring razia knalpot brong.” ujar Windu dihadapan ratusan pelajar SMK Islamic Qon, Senin (19/12/2022).

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu mewanti-wanti agar para pelajar tidak terbawa pengaruh pergaulan yang bersifat negatif yang mengarah pada kenakalan remaja.

Ia menyebut knalpot brong dengan suara memekakkan telinga berpotensi menimbulkan gesekan antar kelompok pemuda.

“Bisa saja suara bising yang dihasilkan knalpot tidak standar apabila digeber di jalanan, memicu emosi pengguna jalan yang lain. Apalagi bagi yang belum memiliki SIM, diharapkan tidak mengendarai kendaraan bermotor terlebih dahulu.” terangnya.

Perwira Polisi dengan tiga balok dipundak itu juga mengimbau menghindari perbuatan bullying di sekolah.

Karena perbuatan tidak menyenangkan baik secara verbal, fisik ataupun sosial di dunia nyata juga dunia maya bisa menimbulkan gangguan kesehatan mental bagi yang menerima bullying.

Windu mengajak para pelajar hingga guru untuk menjaga pikiran positif. “Biasanya bullying berawal dari menggunjing atau rasan-rasan tentang kekurangan seseorang. Mari kita hindari hal itu dalam keseharian kita.” imbaunya.

Ubaidillah kepala SMK Islamic Qon yang berada di Jalan Rantau GKB, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini merespon positif Kegiatan pembinaan dan penyuluhan oleh Kapolsek Manyar.

“Kami menyambut positif atas apa yang dilakukan Kapolsek Manyar demi menjaga anak-anak kami, bisa membantu agar menghindari sikap bullying. Apalagi nanti liburan sekolah mulai tanggal 25 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023, diharapkan anak-anak bisa mengisi liburan dengan kegiatan yang positif.” harapnya.

Sementara itu dilain tempat, Waka Polsek Manyar Iptu Saekan juga melakukan hal serupa di SMK Yasmu. Ia mengajak pelajar disela pelantikan Pramuka, agar tidak ikutan komunitas yang tidak jelas terlebih bersifat negatif meresahkan masyarakat. (Abii/Jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *