Kedua di Indonesia, RSMH Miliki Sistem Operasi OK Hybrid BHC Aortic Valve Replacement

(Foto.Istimewa)

Barometer99- PALEMBANG,- Rumah Sakit Dr Mohammad Hoesin Palembang (RSMH) memiliki program unggulan pelayanan jantung terpadu dan telah melakukan penanganan pembedahan jantung terbuka pada berbagai kelainan jantung. Saat ini RSMH juga telah melengkapi diri dengan adanya ruang operasi hybrid yang merupakan RS vertikal kedua yang memiliki setelah RSCM.

Divisi bedah Toraks Kardiak dan VAskular (BTKV) RSMH yakni Dr. Bermansyah, SpB, SpBTKV (K) FCSI, Dr. Gama Satria SpB SpBTKV (K), Dr.Ahmat Umar SpB SpBTKV (K) dan Dr Aswin Nugraha SpBTKV.

Dr. Gama Satria SpB SpBTKV (K) menjelaskan bahwa “Kalau untuk operasi jantung sebenarnya sudah lama, sejak tahun 2008 akan tetapi penggunaan ruang operasi hybrid ini merupakan yang pertama kali, bahkan pertama di Sumatera,”katanya saat ditemui diruang OK Bedah RSMH Palembang, Selasa (07/06/2022).

Selanjutnya, ruang operasi hybrid tersebut ditempatkan di bawah pusat layanan jantung terpadu/ BHC. Dimana manfaatnya buat pasien adalah dipermudahnya pengobatan (one stop service) karena diagnostik, intervensi, operative dan evaluasi dapat dilakukan pada ruang hybrid tersebut sehingga dapat menangani pasien lebih cepat sehingga outcome pasien pjn tentunya akan lebih baik,” Jelasnya.

Dari kiri ke kanan, Dr .Ahmat Umar SpB SpBTKV (K), Dr. Gama Satria SpB SpBTKV (K), Dr. Aswin Nugraha SpBTKV. (foto.yon)

Sementara Dr. Ahmat Umar SpB SpBTKV (K) juga menambahkan bahwa Waktu operasi menggunakan ruang Operasi Hybrid pada kasus jantung pada dasarnya sama dengan operasi jantung pada ruang operasi biasa tetapi perbedaanya pada beberapa kasus kelaianan/ penyakit jantung yang semestinya dilakukan pada unit diagnostik dan operative yang berbeda, kini bisa dilakukan di satu tempat sehingga tidak menyulitkan pasien

“Kalau untuk waktu operasinya sama sekitar memakan waktu 5 sampai 6 jam, akan tetapi jika menggunakan sistem hybrid kan tidak repot kalau sewaktu-waktu membutuhkan tindakan dioagnostik atau melakukan evaluasi dari tindakan operasi kita. Kita langsung di situ tidak perlu tempat lain,” terangnya

Ditambahkan oleh dr.aswin nugraha bahwa penggunaan pertama kali ruang operasi ini kita gunakan pada penderita dengan kelainan katup aorta pada pasien dengan usia muda dan pada evaluasi kita jumpai kelaianan coroner dalam intraoperatif. Hal ini dapat diketahui dalam satu tindakan padahal bila menggunakan ruang operasi biasa maka akan memerlukan tindakan diruang diagnostik untuk mengetahuinya,” tambahnya.

Sebenarnya sistem Hybrid ini bukan saja diperuntuk untuk operasi jantung. Akan tetapi bisa juga di gunakan oleh dokter bedah saraf, dokter ortopedi dalam menangani tulang belakang juga bisa. Karena saat ini program unggulan RSMH adalah jantung terpadu, maka sementara kita fokuskan ke pelanganan penyakit Jantung dulu. Namun kedepannya rencananya akan kita gunakan untuk menangani berbagai penyakit, antara lain digunakan untuk kelainan jantung anak atau dewasa, bisa juga digunakan untuk deteksi dan diagnostik dini tumor Paru dan penanganan kelaianan vaskular.

“Jadi RSMH diharapkan kedepan pelayanan jantung terpadu (one stop service) dapat berjalan sangat optimal. Pasien tidak perlu bolak balik dalam pengobatan sehingga lebih cepat, tepat dan baik dalam penanganan pasien. Dan kita juga sebagai dokter kerjanya akan lebih mudah,”harapnya.

Penulis: Yon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.